RI Tegaskan Rencana Aneksasi Tepi Barat oleh Israel Ilegal

Rabu, 10 Juni 2020 - 15:57 WIB
loading...
RI Tegaskan Rencana...
Juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah menegaskan bahwa rencana aneksasi wilayah Tepi Barat, Palestina oleh Israel adalah ilegal. Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa rencana aneksasi wilayah Tepi Barat, Palestina oleh Israel adalah ilegal. Rencana tersebut, menurut Kemlu RI, melanggar resolusi PBB dan juga hukum internasional.

"Mengecam keras dan menolak rencana aneksasi wilayah Palestina di Tepi Barat oleh Israel. Rencana tersebut ilegal dan bertentangan dengan resolusi PBB, dan hukum internasional," kata juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah.

"Rencana tersebut juga mengancam stabilitas dan keamanan kawasan, serta semakin menjauhkan penyelesaian konflik berdasarkan solusi dua negara. Indonesia mendesak masyarkat internasional untuk menolak rencana tersebut," sambungnya pada Rabu (10/6/2020).

Faizasyah kemudian mengatakan, Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi telah mengirimkan surat kepada setidaknya 30 negara untuk meminta negara itu turut mengecam rencana aneksasi Israel.

"Menteri Luar Negeri telah mengirimkan surat kepada 30 negara untuk menarik perhatian negara-negara tersebut untuk juga mengambil sikap dan merespon, menolak aneksasi tersebut," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa Retno akan berpartisipasi dalam pertemuan darurat Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang akan digelar sore hari ini, untuk membahas rencana aneksasi Tepi Barat tersebut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Tak Hanya Melarang Medsos,...
Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja
Rekomendasi
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Militer Israel akan...
Militer Israel akan Jadikan Tepi Barat seperti Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved