Duterte Ancam Tangkap dan Penjarakan Warga Filipina yang Tak Mau Divaksinasi
Kamis, 06 Januari 2022 - 23:08 WIB
loading...
A
A
A
Penghitungan, yang lebih dari tiga kali lipat tercatat pada hari Selasa, membawa total kasus menjadi lebih dari 2,88 juta, dan kematian menjadi lebih dari 51.700, infeksi dan korban COVID-19 tertinggi kedua di Asia Tenggara, setelah Indonesia.
Baca: Ini Cara Duterte Hadapi Warga Filipina Tolak Vaksin: Suntik Mereka Saat Tidur
"Saya bertanggung jawab atas keselamatan dan kesejahteraan setiap orang Filipina," kata Duterte sambil menantang mereka yang tidak menyetujui arahannya untuk mengajukan kasus terhadapnya.
Pada akhir tahun lalu, 49,8 juta orang telah divaksinasi lengkap, atau 45 persen dari 110 juta penduduk negara itu. Di bawah aturan yang ada, orang-orang yang tidak divaksinasi di wilayah ibu kota Manila hanya dapat keluar dari rumah mereka untuk perjalanan penting.
Duterte dikenal dengan retorika perangnya. Tahun lalu, dia mengancam orang-orang yang menolak disuntik dengan penjara atau suntikan Ivermectin, obat antiparasit yang banyak digunakan untuk mengobati hewan.
Baca: Ini Cara Duterte Hadapi Warga Filipina Tolak Vaksin: Suntik Mereka Saat Tidur
"Saya bertanggung jawab atas keselamatan dan kesejahteraan setiap orang Filipina," kata Duterte sambil menantang mereka yang tidak menyetujui arahannya untuk mengajukan kasus terhadapnya.
Pada akhir tahun lalu, 49,8 juta orang telah divaksinasi lengkap, atau 45 persen dari 110 juta penduduk negara itu. Di bawah aturan yang ada, orang-orang yang tidak divaksinasi di wilayah ibu kota Manila hanya dapat keluar dari rumah mereka untuk perjalanan penting.
Duterte dikenal dengan retorika perangnya. Tahun lalu, dia mengancam orang-orang yang menolak disuntik dengan penjara atau suntikan Ivermectin, obat antiparasit yang banyak digunakan untuk mengobati hewan.
Lihat Juga :