Tank Israel Gempur Provinsi Quneitra di Suriah
Kamis, 06 Januari 2022 - 06:24 WIB
loading...
Tank Israel berada di dekat desa Majdal Shams, Dataran Tinggi Golan. Foto/REUTERS
A
A
A
DAMASKUS - Tank tentara Israel menembaki provinsi Quneitra di Suriah. Serangan itu dilaporkan kantor berita Suriah SANA pada Kamis (6/1/2022).
“Helikopter Israel dan pesawat pengintai terbang di atas daerah itu secara intensif,” papar laporan SANA, dilansir Sputnik.
“Pada Selasa, Koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) melakukan serangan terhadap lokasi roket di Suriah yang menjadi ancaman bagi pasukannya,” ungkap laporan Reuters mengutip seorang pejabat Koalisi AS yang berbicara dengan syarat anonim.
Baca juga: Israel Berunding untuk Jalin Hubungan dengan Maladewa dan Komoro
Senin (3/1/2022) menandai peringatan kedua pembunuhan Qasem Soleimani, komandan Pasukan Quds elit Korps Garda Revolusi Islam Iran, yang tewas dalam serangan udara AS di pinggiran Baghdad.
Baca juga: Korut Klaim Luncurkan Rudal Hipersonik dalam Aksi Terbaru
Pasukan Israel sering menjadikan kota Quneitra di Suriah sebagai sasaran tembak. Menurut laporan SANA pada 2019, peluru tank Israel menargetkan satu rumah sakit di Quneitra dan pos pengamatan terdekat.
Baca juga: Laris Manis, Korut Sebut Ayah Kim Jong-un Pencipta Makanan Burrito
Quneitra terletak tepat di seberang perbatasan di Dataran Tinggi Golan, di zona demiliterisasi antar negara.
Israel telah melakukan ratusan serangan udara di Suriah untuk menggagalkan upaya penyelundupan senjata ke kelompok Hizbullah dan menjaga pasukan yang didukung Iran agar tidak bercokol di dekat perbatasan.
Rudal baterai pertahanan udara S-300 Rusia yang canggih telah dipasang di Suriah untuk menghentikan serangan Israel.
Kehadiran rudal pertahanan itu membuat Suriah lebih kebal terhadap berbagai serangan udara Israel yang dilancarkan tiba-tiba dan sering kali tidak diakui oleh rezim Zionis itu.
“Helikopter Israel dan pesawat pengintai terbang di atas daerah itu secara intensif,” papar laporan SANA, dilansir Sputnik.
“Pada Selasa, Koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) melakukan serangan terhadap lokasi roket di Suriah yang menjadi ancaman bagi pasukannya,” ungkap laporan Reuters mengutip seorang pejabat Koalisi AS yang berbicara dengan syarat anonim.
Baca juga: Israel Berunding untuk Jalin Hubungan dengan Maladewa dan Komoro
Senin (3/1/2022) menandai peringatan kedua pembunuhan Qasem Soleimani, komandan Pasukan Quds elit Korps Garda Revolusi Islam Iran, yang tewas dalam serangan udara AS di pinggiran Baghdad.
Baca juga: Korut Klaim Luncurkan Rudal Hipersonik dalam Aksi Terbaru
Pasukan Israel sering menjadikan kota Quneitra di Suriah sebagai sasaran tembak. Menurut laporan SANA pada 2019, peluru tank Israel menargetkan satu rumah sakit di Quneitra dan pos pengamatan terdekat.
Baca juga: Laris Manis, Korut Sebut Ayah Kim Jong-un Pencipta Makanan Burrito
Quneitra terletak tepat di seberang perbatasan di Dataran Tinggi Golan, di zona demiliterisasi antar negara.
Israel telah melakukan ratusan serangan udara di Suriah untuk menggagalkan upaya penyelundupan senjata ke kelompok Hizbullah dan menjaga pasukan yang didukung Iran agar tidak bercokol di dekat perbatasan.
Rudal baterai pertahanan udara S-300 Rusia yang canggih telah dipasang di Suriah untuk menghentikan serangan Israel.
Kehadiran rudal pertahanan itu membuat Suriah lebih kebal terhadap berbagai serangan udara Israel yang dilancarkan tiba-tiba dan sering kali tidak diakui oleh rezim Zionis itu.
(sya)
Lihat Juga :