Pemerintah Lebanon Kritik Hizbullah: Kasihanilah Rakyat, Hentikan Kebencian Sektarian

Rabu, 05 Januari 2022 - 07:19 WIB
loading...
A A A
“Kami telah menyerukan untuk mengadopsi kebijakan pemisahan dari perselisihan Arab dan menahan diri dari merusak hubungan Lebanon dengan negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi,” lanjut Mikati dalam cuitannya.

Baca: Bos Hizbullah Menghina Raja Salman dan Tuding Saudi Sebar Ideologi ISIS

“Apa yang dikatakan Sekjen Hizbullah, Sayyid Hassan Nasrallah, tentang Kerajaan Arab Saudi malam ini tidak mewakili sikap pemerintah Lebanon atau penduduk Lebanon yang lebih luas. Dan, bukan kepentingan Lebanon untuk merugikan negara Arab mana pun, terutama negara-negara Teluk,” tambah Mikati.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah menuduh Arab Saudi dan kepemimpinannya mendukung teroris dan berusaha menjadikan Lebanon sebagai “emirat Teluk”. Dia juga mengklaim bahwa Arab Saudi mengirim pelaku bom bunuh diri ke Suriah, Irak, dan Yaman.

Nasrallah berbicara pada peringatan kedua pembunuhan jenderal Iran Qassem Soleimani, yang dibunuh dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat setelah ia tiba di bandara Baghdad. Dia terbunuh bersama wakil pemimpin milisi yang didukung Iran di Irak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Berita Terkini
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved