Cetak Sejarah, Kapal Induk Nuklir AS Dikerahkan dengan Komandan Wanita

Rabu, 05 Januari 2022 - 01:20 WIB
loading...
Cetak Sejarah, Kapal...
Kapal induk bertenaga nuklir USS Abraham Lincoln Angkatan Laut AS. Komandan kapal ini sekarang seorang wanita. Foto/REUTERS/US Navy/Chief Mass Communication Specialist Eric S. Powell/Handout
A A A
WASHINGTON - Untuk pertama kalinya dalam sejarah Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), kapal induk bertenaga nuklir dikerahkan dengan wanita sebagai komandannya. Kapal bernama USS Abraham Lincoln tersebut dikerahkan ke Pasifik barat.

USS Abraham Lincoln meninggalkan tempat berlabuhnya di Naval Air Station North Island di San Diego Bay pada Senin pagi. Pengerahannya menandai puncak dari sembilan bulan pelatihan.

Baca juga: Terungkap, Kapal Induk China Didekati Kapal Induk Jepang saat Latihan Perang

Ini juga merupakan penyebaran kapal induk pertama untuk skuadron jet tempur tempur siluman F-35C Korps Marinir.

Kapten Amy Bauernschmidt mengambil alih komando kapal induk tersebut pada bulan Agustus, menjadi wanita pertama yang memimpin kapal induk Angkatan Laut.

Pengerahan kapal induk itu dilakukan di tengah retorika yang semakin bermusuhan antara China dan Taiwan. Laksamana Muda Jeffrey Anderson, pensiunan komandan Kelompok Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln yang digantikan Bauernschmidt, tidak berkomentar secara khusus tentang masalah ini selama konferensi pers hari Senin tetapi mengatakan kelompok tempurnya siap untuk menyelesaikan misinya, apa pun itu.

“Kami dilatih dan disertifikasi untuk penyebaran global,” kata Anderson.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved