Bertahan Hidup di Tengah Lockdown, Penduduk Xi'an Barter Rokok dengan Makanan
Selasa, 04 Januari 2022 - 21:04 WIB
loading...
A
A
A
Satu video menunjukkan seorang penduduk muncul untuk menukar konsol Nintendo Switch-nya dengan sebungkus mie instan dan dua roti kukus.
"Orang-orang bertukar barang dengan orang lain di gedung yang sama, karena mereka tidak lagi memiliki cukup makanan untuk dimakan," kata seorang warga bermarga Wang kepada Radio Free Asia yang dinukil BBC, Selasa (4/1/2022).
Baca juga: Xi'an Belum Nol COVID-19, China Pecat 2 Pejabat Komunis
Outlet berita itu juga melaporkan bahwa seorang pria ingin menukar smartphone dan tablet dengan beras.
"Warga yang tidak berdaya telah tiba di era barter - kentang ditukar dengan kapas," kata seorang pengguna Weibo, sementara yang lain menggambarkannya sebagai "kembali ke masyarakat primitif".
Meski begitu beberapa netizen lebih optimis, dan "tersentuh" mereka dengan kebaikan tetangga para penduduk dalam berbagi persediaan dengan mereka.
Xi'an berada di pusat wabah COVID-19 di China saat ini, dan pihak berwenang setempat telah memberlakukan tindakan drastis yang telah menarik kritik signifikan secara online.
"Orang-orang bertukar barang dengan orang lain di gedung yang sama, karena mereka tidak lagi memiliki cukup makanan untuk dimakan," kata seorang warga bermarga Wang kepada Radio Free Asia yang dinukil BBC, Selasa (4/1/2022).
Baca juga: Xi'an Belum Nol COVID-19, China Pecat 2 Pejabat Komunis
Outlet berita itu juga melaporkan bahwa seorang pria ingin menukar smartphone dan tablet dengan beras.
"Warga yang tidak berdaya telah tiba di era barter - kentang ditukar dengan kapas," kata seorang pengguna Weibo, sementara yang lain menggambarkannya sebagai "kembali ke masyarakat primitif".
Meski begitu beberapa netizen lebih optimis, dan "tersentuh" mereka dengan kebaikan tetangga para penduduk dalam berbagi persediaan dengan mereka.
Xi'an berada di pusat wabah COVID-19 di China saat ini, dan pihak berwenang setempat telah memberlakukan tindakan drastis yang telah menarik kritik signifikan secara online.
Lihat Juga :