Xi'an Belum Nol COVID-19, China Pecat 2 Pejabat Komunis
Senin, 03 Januari 2022 - 15:00 WIB
loading...
Warga Xian, China, menerima pasokan pangan saat lockdown akibat pandemi COVID-19. Foto/REUTERS
A
A
A
XIAN - Pemerintah Xi'an, China , memecat dua pejabat senior Partai Komunis karena target nol kasus COVID-19 di kota itu belum tercapai. Meski demikian, angka kasus infeksi di kota yang lockdown itu telah turun tipis pada Senin (3/1/2022).
Beijing telah mengejar pendekatan "nol-COVID-19" dengan pembatasan perbatasan yang ketat dan lockdown yang ditargetkan sejak virus pertama kali muncul. Namun, strategi ini mendapat tekanan dengan munculnya wabah lokal baru-baru ini.
Baca juga: COVID-19 Merebak di Xi'an, Puluhan Pejabat Partai Komunis China Dihukum
Kota utara Xi'an, rumah bagi Terracotta Warriors yang terkenal di dunia, telah menjadi pusat episentrum terbaru di mana pihak berwenang memerintahkan 13 juta penduduk untuk tinggal di rumah. Beberapa putaran tes massal juga dilakukan dalam beberapa pekan terakhir.
Xi'an melaporkan 90 kasus virus lokal baru pada hari Senin, turun dari 122 kasus sehari sebelumnya.
Sejak 9 Desember 2021, ada lebih dari 1.600 kasus virus dilaporkan di kota itu.
"Kami telah memasuki keadaan serangan umum," kata pejabat provinsi setempat, Liu Guozhong, seperti dikutip Reuters.
Beijing telah mengejar pendekatan "nol-COVID-19" dengan pembatasan perbatasan yang ketat dan lockdown yang ditargetkan sejak virus pertama kali muncul. Namun, strategi ini mendapat tekanan dengan munculnya wabah lokal baru-baru ini.
Baca juga: COVID-19 Merebak di Xi'an, Puluhan Pejabat Partai Komunis China Dihukum
Kota utara Xi'an, rumah bagi Terracotta Warriors yang terkenal di dunia, telah menjadi pusat episentrum terbaru di mana pihak berwenang memerintahkan 13 juta penduduk untuk tinggal di rumah. Beberapa putaran tes massal juga dilakukan dalam beberapa pekan terakhir.
Xi'an melaporkan 90 kasus virus lokal baru pada hari Senin, turun dari 122 kasus sehari sebelumnya.
Sejak 9 Desember 2021, ada lebih dari 1.600 kasus virus dilaporkan di kota itu.
"Kami telah memasuki keadaan serangan umum," kata pejabat provinsi setempat, Liu Guozhong, seperti dikutip Reuters.
Lihat Juga :