Bertahan Hidup di Tengah Lockdown, Penduduk Xi'an Barter Rokok dengan Makanan
Selasa, 04 Januari 2022 - 21:04 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Berlakukan Lockdown, China Kesulitan Sediakan Makanan untuk 13 Juta Penduduk Xi'an
Dalam insiden baru-baru ini, penduduk di kompleks perumahan Mingde 8 Yingli di selatan kota dilaporkan diberitahu tepat setelah tengah malam pada 1 Januari bahwa mereka harus meninggalkan rumah mereka dan pergi ke fasilitas karantina.
Netizen juga dihebohkan dengan unggahan yang tidak terverifikasi yang menjadi viral pada hari Senin. Seorang warga Xi'an mengatakan ayah mereka telah meninggal setelah dia menderita serangan jantung dan ditolak rumah sakit karena situasi COVID-19 di kota itu. Pihak rumah sakit belum memberikan tanggapan.
China sendiri kembali memberlakukan lockdown terhadap kota Yuzhou setelah ditemukan tiga kasus COVID-19 tanpa gejala.
Yuzhou, dengan populasi 1,1 juta, telah menutup sistem transportasi dan tempat hiburannya serta melarang hampir semua kendaraan dari jalan raya. Semua kecuali toko makanan penting ditutup, dengan hanya pekerja yang terlibat dalam pencegahan epidemi yang diizinkan keluar.
Baca juga: COVID-19 Merebak di Xi'an, Puluhan Pejabat Partai Komunis China Dihukum
Dalam insiden baru-baru ini, penduduk di kompleks perumahan Mingde 8 Yingli di selatan kota dilaporkan diberitahu tepat setelah tengah malam pada 1 Januari bahwa mereka harus meninggalkan rumah mereka dan pergi ke fasilitas karantina.
Netizen juga dihebohkan dengan unggahan yang tidak terverifikasi yang menjadi viral pada hari Senin. Seorang warga Xi'an mengatakan ayah mereka telah meninggal setelah dia menderita serangan jantung dan ditolak rumah sakit karena situasi COVID-19 di kota itu. Pihak rumah sakit belum memberikan tanggapan.
China sendiri kembali memberlakukan lockdown terhadap kota Yuzhou setelah ditemukan tiga kasus COVID-19 tanpa gejala.
Yuzhou, dengan populasi 1,1 juta, telah menutup sistem transportasi dan tempat hiburannya serta melarang hampir semua kendaraan dari jalan raya. Semua kecuali toko makanan penting ditutup, dengan hanya pekerja yang terlibat dalam pencegahan epidemi yang diizinkan keluar.
Baca juga: COVID-19 Merebak di Xi'an, Puluhan Pejabat Partai Komunis China Dihukum
(ian)
Lihat Juga :