Israel Hendak Caplok Tepi Barat, Makam Nabi Ibrahim Disebut dalam Bahaya

Rabu, 10 Juni 2020 - 10:57 WIB
loading...
Israel Hendak Caplok...
Kompleks Masjid Ibrahimi di Hebron, Tepi Barat selatan, yang di sekitarnya diyakini terdapat makam Nabi Ibrahim. Foto/REUTERS
A A A
HEBRON - Rencana Israel untuk menganeksasi sebagian wilayah Tepi Barat, Palestina , dinilai akan membahayakan situs-situs heritage yang ada. Salah satunya adalah Masjid Ibrahimi yang diyakini terdapat makam Nabi Ibrahim di sekitarnya.

Penilaian itu dipaparkan penulis dan jurnalis lepas Palestina, Najla M Shahwan dalam sebuah tulisan opini di media Turki, Daily Sabah, 9 Juni 2020. Menurutnya, Masjid Ibrahimi di kota Hebron, Tepi Barat selatan, yang diduduki rezim Zionis termasuk area yang akan diankesasi pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Jaksa Agung Israel Avichai Mandelblit menyetujui perampasan tanah Palestina milik Wakaf Islam, sebuah otoritas yang bertanggung jawab atas endowment agama di wilayah Masjid Ibrahimi.

Kementerian Kehakiman Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keputusan itu dibuat bekerja sama dengan Administrasi Sipil, badan yang dipimpin militer Zionis yang bertugas menangani izin pertanian dan bangunan, jalan, masalah air dan listrik di Tepi Barat.

Pihak berwenang Israel telah membenarkan pengambilalihan tanah untuk membangun lift dan ramp untuk memungkinkan orang-orang berkebutuhan khusus, termasuk wisatawan dan umat Yahudi, untuk mengakses situs-situs suci.

Pasar grosir tua di Jalan Shuhada yang dimiliki oleh pemerintah kota Hebron, Palestina, juga akan dirampas atau disita untuk memberikan ruang bagi proyek kontroversial itu.

Hanan Ashrawi, anggota komite eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), mengecam keras rencana aneksasi tersebut. "Ini adalah eksploitasi sinis dari fokus dunia untuk memerangi pandemi Covid-19 dan cerminan tekad kuat Israel untuk dengan cepat mengeksekusi rencana agresifnya untuk layanan dan manfaat rezim pemukiman kolonial yang melahap Palestina," katanya dalam sebuah pernyataan.

Israel terus mengambil kendali masjid untuk memfasilitasi ibadah oleh sekelompok kecil pemukim Yahudi ilegal yang telah pindah ke pusat Kota Tua Yerusalem dengan mengorbankan penduduk asli Palestina. Akses ke masjid untuk ibadah Muslim dikendalikan ketat oleh otoritas pendudukan dan, pada banyak kesempatan, dilarang sama sekali.

Dalam beberapa tahun terakhir, kumandang azan dicegah di situs suci Muslim, sementara pihak berwenang Israel menutup Masjid Ibrahimi untuk umat Muslim demi liburan Yahudi seperti Rosh Hashanah dan Yom Kippur.

Hebron adalah salah satu kota Palestina terpadat di Tepi Barat dengan sekitar 200.000 warga Palestina, termasuk 30.000 jiwa di Kota Tua.

Dalam tindakan yang tidak biasa dan ilegal, hampir 800 pemukim Israel saat ini tinggal di jantung kota di bawah penjagaan militer yang ketat.

Kota Tua, termasuk situs Masjid Ibrahimi, telah terdaftar sebagai situs Warisan Dunia UNESCO sejak 2017 dan dianggap sebagai situs yang terancam.

Masjid Ibrahimi, yang diyakini sebagai area tempat pemakaman Nabi Ibrahim, adalah suci bagi umat Islam dan Yahudi dan telah menjadi tempat ketegangan yang sering terjadi selama beberapa dekade. (Baca: PM Palestina: Israel Harus Hadapi Konsekuensi Soal Caplok Tepi Barat )

Latar Belakang Sejarah

Masjid Al-Haram al-Ibrahimi terletak di sudut tenggara Hebron modern dan di jantung Kota Tua. Situs ini dianggap sebagai situs tersuci keempat dalam Islam dan situs tersuci kedua di Palestina. Bukti sejarah menunjukkan bahwa Nabi Ibrahim (Abraham) tinggal di Hebron sekitar 4.000 tahun yang lalu. Dia memilih Hebron sebagai tempat pemakaman untuk istrinya Sarah, dan kemudian untuk dirinya sendiri, putranya Ishak, cucunya Yakub dan istri-istri mereka. Menurut beberapa sumber, itu juga makam Yusuf.

Masjid Ibrahimi dibangun di dalam selungkup yang awalnya dibangun oleh Herodes Agung, yang memerintah Palestina selama periode Romawi awal antara 37 hingga 4 Sebelum Masehi. Itu dibangun dengan ashlars (batu purna) yang disusun besar, yang terbesar adalah 7,5 kali 1,4 meter (24,6 x 4,6 kaki), dan tinggi 15 meter.

Selama periode Bizantium, sebuah gereja diduga dibangun di dalam enklosur dan kemudian dihancurkan selama invasi Persia ke Palestina pada tahun 614 Masehi. Pada periode awal Islam, sebuah masjid dibangun di dalam enklosur.

Di bawah pemerintahan Islam, Masjid Ibrahimi diberi perhatian khusus, dan cenotaph para nabi dibangun dan dihiasi dengan permadani hijau yang disulam dengan ayat-ayat Alquran dan prasasti saleh lainnya. Selama periode ini, Hebron menjadi kota tersuci keempat di dunia Islam dan terminal spiritual bagi peziarah dan wisatawan di seluruh dunia. Para penguasa, ulama, dan pengunjung Muslim Arab berturut-turut memuliakan dan menguduskan Masjid Ibrahimi di kota Hebron.

Pada tahun 1967, pasukan militer Israel mengambil alih kota Hebron dan situs Masjid Ibrahimi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Bangun Ketahanan Pangan,...
Bangun Ketahanan Pangan, Kakanwil Ditjenpas Jakarta Panen Telur Ayam di Lapas Salemba
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved