Video Angkatan Darat India Cegat Tentara China di Perbatasan

Sabtu, 01 Januari 2022 - 20:30 WIB
loading...
Video Angkatan Darat...
Patroli Angkatan Darat India mencegat tentara China di Arunachal Pradesh, ujung timur perbatasan kedua negara. Foto/Tangkapan layar/Twitter
A A A
NEW DELHI - Sebuah video beredar di dunia menunjukkan patroli Angkatan Darat India mencegat Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China di Arunachal Pradesh, yang terletak di ujung paling timur perbatasan kedua negara.

Video tersebut tampaknya diambil di dekat Bum La Pass, wilayah yang menjadi salah satu pertempuran paling sengit antara kedua negara selama perang perbatasan tahun 1962.

“Kami percaya dalam mempertahankan status (quo). Anda juga mempertahankan hal yang sama. Mengerti?" seorang tentara India terdengar memberi tahu rekannya dari China dalam video itu.

“Ya, ya…saya mengerti,” jawab tentara China itu.

“Komandan Anda mengatakan bahwa kita bisa sampai di sini ke Bum La. Dan Anda juga bisa sampai di sini. Tidak masalah,” tentara China itu juga memberi tahu pihak India.

"Itu akan saya klarifikasi dari komandan saya," jawab tentara India itu seperti dilansir dari Sputnik, Sabtu (1/1/2022).

Baca juga: Pakistan Borong Puluhan J-10, Jet Tempur China Akhirnya Laku Juga



Video tidak bertanggal itu muncul hanya beberapa hari setelah perselisihan meletus antara Beijing dan New Delhi atas keputusan Kementerian Urusan Sipil China untuk mengganti nama 15 tempat, termasuk delapan daerah pemukiman, empat gunung, dua sungai serta jalur gunung di Arunachal Pradesh.

Sementara negara bagian Arunachal Pradesh dikelola oleh India, diklaim oleh Beijing sebagai bagian dari wilayah 'Tibet Selatan'.

Langkah Beijing untuk mengganti nama tempat-tempat di wilayah yang dikuasai India telah diprotes oleh New Delhi.

“Arunachal Pradesh selalu, dan akan selalu menjadi bagian integral dari India,” juru bicara Kementerian Luar Negeri India Arindam Bagchi menyatakan pada 30 Desember lalu.

Baca juga: China Beri Nama Wilayah Sengketa di Himalaya, India Marah

"Menetapkan nama yang ditemukan ke tempat-tempat di Arunachal Pradesh tidak mengubah fakta ini," tegas Bagchi.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri China membela keputusannya untuk menetapkan nama baru ke 15 lokasi di wilayah perbatasan.

“Zangnan (bagian selatan Tibet China) terletak di Daerah Otonomi Tibet China. Itu telah menjadi wilayah China sejak zaman kuno. Etnis minoritas China seperti Moinba dan kelompok etnis Tibet telah tinggal dan bekerja di daerah ini untuk waktu yang lama, dan banyak nama tempat telah diturunkan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian saat konferensi pers pada 31 Desember, saat menanggapi komentar Bagchi.

“Untuk memperkuat administrasi standar nama tempat, departemen yang berwenang dari pemerintah China, sesuai dengan peraturan tentang administrasi nama geografis, telah mengumumkan gelombang kedua nama tempat standar di Zangnan untuk digunakan oleh publik, yang sepenuhnya berada dalam kedaulatan China,” tambah pejabat China itu.

Baca juga: India Tembakkan Rudal Balistik Canggih Berkemampuan Nuklir

Kedua negara saat ini juga terlibat dalam kebuntuan militer selama berbulan-bulan di wilayah Ladakh, yang terletak di ujung paling barat perbatasan China-India.

Pertikaian perbatasan yang mematikan tetap belum terselesaikan meskipun beberapa putaran pembicaraan tingkat komandan militer dan beberapa putaran pertemuan antara menteri luar negeri kedua negara Asia itu.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved