Raja Salman Suarakan Keprihatinan Serius atas Kebijakan Destabilisasi Iran

Jum'at, 31 Desember 2021 - 21:40 WIB
loading...
A A A
Ia juga menyoroti kegagalan Iran untuk bekerjasama dengan masyarakat internasional sehubungan dengan pengembangan program nuklir dan misil balistiknya. Raja Salman mengatakan bahwa Kerajaan menindaklanjuti dukungan Iran untuk milisi teroris Houthi, yang memperpanjang perang di Yaman dan memperburuk krisis kemanusiaan di sana, selain mengancam keamanan Kerajaan dan juga kawasan.

Baca: Arab Saudi Resmi Akui Berunding dengan Iran, Hasil Masih Terlalu Dini

Raja menekankan bahwa Kerajaan tertarik pada keamanan dan stabilitas Yaman dan seluruh wilayah. “Arab Saudi ingin memberikan prioritas untuk melayani kepentingan rakyat Yaman. Kerajaan masih menyerukan kepada Houthi untuk menunjukkan kebijaksanaan dan alasan,” katanya sambil menegaskan kembali bahwa inisiatif Saudi adalah solusi untuk mengakhiri konflik di Yaman.

Raja Salman juga menggarisbawahi keinginan Arab Saudi untuk memperbaiki situasi di Lebanon dan berdiri di samping rakyat Lebanon. Dia mendesak semua pemimpin Lebanon untuk memprioritaskan kepentingan rakyat mereka dan menghentikan hegemoni teroris Hizbullah atas struktur negara.

Raja menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan Afghanistan, sehingga tidak akan menjadi surga bagi organisasi teroris.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Pernikahan Tragis! Ayah...
Pernikahan Tragis! Ayah Mempelai Wanita Tewas akibat Serangan Jantung setelah Ribut soal Mahar
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Ruben Onsu Unggah Video...
Ruben Onsu Unggah Video Giorgio Ngopi di Rumah Sarwendah, Captionnya Bikin Heboh
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Berita Terkini
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved