Sistem Pertahanan Udara S-550 Rusia Mulai Difungsikan untuk Tugas Tempur

Rabu, 29 Desember 2021 - 21:45 WIB
loading...
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem pertahanan udara baru S-550 milik Rusia. FOTO/Millitary Watch Magazine
A A A
MOSKOW - Sistem pertahanan udara baru S-550 Rusia telah berhasil melewati uji coba negara dan memasuki layanan tempur. Demikian diungkapkan sebuah sumber yang dekat dengan Kementerian Pertahanan Rusia kepada kantor berita TASS.

“Sistem pertahanan udara S-550 telah berhasil menyelesaikan uji coba negara. Brigade S-550 pertama telah memasuki tugas tempur,” katanya. Ia menggambarkan sistem baru itu sebagai sistem pertahanan rudal strategis yang benar-benar baru dan tak tertandingi.

Baca: Sistem Pertahanan Udara Rusia Tembak Jatuh 6 Rudal Israel yang Mengarah ke Suriah

“Sistem ini mampu menghantam pesawat ruang angkasa, kendaraan masuk kembali rudal balistik, dan target hipersonik di ketinggian puluhan ribu kilometer," jelasnya.

Menurut sumber tersebut, sistem baru tersebut menjadi bagian dari rudal dan pertahanan udara komprehensif Rusia, yang terdiri dari sistem Pantsir (ketinggian rendah), sistem jarak jauh S-350, S-400 dan S-500 dan S-550 (dalam ruang angkasa).

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan pada panggilan konferensi kementerian pada tanggal 9 November bahwa pada pertemuan industri pertahanan di Sochi pada bulan November, Presiden Rusia Vladimir Putin telah menekankan pentingnya memberikan sistem pertahanan udara dan rudal S-350, S-500 dan S-550 untuk pasukan Rusia.

Baca: Sistem Rudal Pantsir Rusia Sudah Tembak Jatuh 40 Drone Turki

Kepala perusahaan teknologi negara Rostec Rostec, Sergei Chemezov mengatakan di Dubai Airshow 2021 bahwa S-550 akan menampilkan deteksi target jarak jauh dan kemampuan intersepsi rudal.

Sebuah sumber yang dekat dengan Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kepada TASS sebelumnya, bahwa sistem S-550 bukanlah upaya untuk menghidupkan kembali proyek era Soviet, meskipun beberapa konsep yang tidak diterapkan digunakan saat membuat versi modern.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Venezuela Masih Mencekam...
Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah
Rekomendasi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
Berita Terkini
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved