China Marah Stasiun Antariksanya Hampir Tabrak Satelit SpaceX

Selasa, 28 Desember 2021 - 14:25 WIB
loading...
China Marah Stasiun...
Astronot Tang Hongbo dari misi Shenzhou-12 bekerja di dalam modul inti stasiun luar angkasa Tianhe milik China pada 20 Agustus 2021. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Pemerintah China telah mengajukan protes ke Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Urusan Luar Angkasa.

Beijing mengklaim stasiun luar angkasanya harus mengambil tindakan mengelak untuk menghindari satelit Starlink pada dua kesempatan tahun ini. Starlink merupakan satelit yang diluncurkan SpaceX, perusahaan yang didirikan orang terkaya di dunia, Elon Musk.

Keluhan itu diajukan ke PBB awal bulan ini. China menuduh satelit Starlink pada April turun dari orbit regulernya 555 kilometer di atas bumi menjadi 382 kilometer, dekat dengan orbit Stasiun Luar Angkasa China (CSS) sekitar 390 kilometer.

Baca juga: China Makin Digdaya, Roket Terbaru Angkut Beban 150 Ton ke Luar Angkasa

Perubahan orbit ini memungkinkan terjadinya tabrakan. Beijing mengatakan, “Awak CSS terpaksa melakukan manuver mengelak untuk menghindari kemungkinan ini.”

Baca juga: Drone Turki Bisa Tentukan Siapa Pemenang Perang Ukraina

Insiden kedua terjadi pada Oktober. Sekali lagi, kru CSS China mengambil tindakan untuk menghindari satelit Starlink, yang menurut laporan itu "bermanuver terus-menerus," mengikuti strategi yang "tidak diketahui".

“Satelit-satelit itu dapat menimbulkan bahaya bagi kehidupan atau kesehatan para astronot,” ungkap pernyataan delegasi China di PBB, dilansir RT.com pada Senin (27/12/2021).

SpaceX telah memiliki perjanjian dengan NASA untuk meluncurkan satelitnya ke orbit lima kilometer dari pesawat badan antariksa AS atau Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), yang mengelilingi bumi kira-kira 20 kilometer di atas CSS.

SpaceX juga mengklaim satelitnya dilengkapi teknologi penghindaran tabrakan otonom. Perusahaan itu menegaskan pesawat ruang angkasa lain tidak perlu melakukan manuver mengelak untuk menghindarinya.

Meskipun ISS belum pernah dipaksa menghindari satelit Starlink sebelumnya, ISS memang harus menghindari puing-puing luar angkasa pada banyak kesempatan.

Awal bulan ini, ISS menyesuaikan orbitnya untuk menghindari sisa-sisa roket Pegasus Amerika Serikat.

Puing-puing roket SpaceX Falcon lewat di dekat ISS sepekan sebelumnya, dan stasiun antariksa internasional juga harus menghindari puing-puing roket China sebelumnya.

SpaceX sejauh ini telah menempatkan lebih dari 1.700 satelit Starlink ke orbit, dan perusahaan berencana meluncurkan lebih dari 40.000 secara total, dalam upaya menyediakan akses internet satelit ke seluruh dunia.

Namun, para ilmuwan telah menyuarakan keprihatinan bahwa jumlah satelit yang begitu tinggi akan menambah secara signifikan lingkungan orbit yang sudah berantakan.

Para astronom juga mengeluh satelit akan menghalangi pandangan mereka terhadap langit malam.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
Xi Mingze: Jejak Senyap...
Xi Mingze: Jejak Senyap Putri Tunggal Presiden China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved