Nestapa Umat Kristen Korut Kala Natal, Diburu Tim Pembunuh Rezim Kim Jong-un
Minggu, 26 Desember 2021 - 20:47 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi itu membuat pasokan makanan menjadi rendah di negara itu, kata Cho yang sebelumnya mengatakan bahwa dia khawatir bencana alam lain dapat "meledakkan negara" itu.
Dia menduga kematian bisa melonjak melewati perkiraan tiga juta orang yang meninggal selama periode 'Maret yang Sulit' - periode kelaparan massal di Korut antara 1994 dan 1998.
Baca juga: Adik Pendiri Korut Meninggal, Kim Jong-un Berduka
"Jika kita melihat bencana besar lainnya, itu akan menghancurkan negara. Ini akan lebih buruk dari Maret yang Sulit," ujarnya.
"Tidak akan mungkin mereka bisa bertahan," imbuhnya.
"Satu-satunya cara mereka bisa bertahan adalah jika mereka berhenti menghabiskan uang untuk pengembangan nuklir," pungkasnya.
Dia menduga kematian bisa melonjak melewati perkiraan tiga juta orang yang meninggal selama periode 'Maret yang Sulit' - periode kelaparan massal di Korut antara 1994 dan 1998.
Baca juga: Adik Pendiri Korut Meninggal, Kim Jong-un Berduka
"Jika kita melihat bencana besar lainnya, itu akan menghancurkan negara. Ini akan lebih buruk dari Maret yang Sulit," ujarnya.
"Tidak akan mungkin mereka bisa bertahan," imbuhnya.
"Satu-satunya cara mereka bisa bertahan adalah jika mereka berhenti menghabiskan uang untuk pengembangan nuklir," pungkasnya.
(ian)
Lihat Juga :