Militer Jepang-AS Susun Rencana untuk Keadaan Darurat Taiwan

Jum'at, 24 Desember 2021 - 16:20 WIB
loading...
A A A
Menurut Kyodo Jepang, mantan penguasa kolonial Taiwan, dan AS kemungkinan akan mencapai kesepakatan untuk mulai merumuskan rencana secara resmi pada pertemuan menteri luar negeri dan pertahanan "2+2" awal tahun depan.

Pejabat kementerian pertahanan Jepang tidak segera tersedia untuk dimintai komentar.

Pada bulan Oktober, pemerintah Jepang mengisyaratkan posisi yang lebih tegas tentang sikap agresif China terhadap Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri. Jepang menunjukkan akan mempertimbangkan opsi dan mempersiapkan "berbagai skenario" sambil menegaskan kembali hubungan dekat AS.

Awal bulan ini, mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan bahwa Jepang dan Amerika Serikat tidak akan tinggal diam jika China menyerang Taiwan.

Pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, telah lama mengatakan bahwa mengingat puluhan ribu tentara AS di Jepang dan kedekatannya dengan Taiwan, Jepang kemungkinan harus memainkan peran penting dalam keadaan darurat Taiwan.

Baca juga: Taiwan Protes Korsel Batalkan Undangan Konferensi untuk Menteri Digital
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved