Omicron Mengamuk di Inggris, Tembus 100 Ribu Kasus dalam Sehari

Kamis, 23 Desember 2021 - 03:21 WIB
loading...
Omicron Mengamuk di...
Inggris untuk pertama kalinya melaporkan lebih dari 100 ribu kasus virus Corona baru dalam sehari. Foto/Ilustrasi
A A A
LONDON - Inggris untuk pertama kalinya melaporkan lebih dari 100 ribu kasus virus Corona baru dalam sehari. Kondisi ini semakin menambah tekanan kepada Perdana Menteri (PM) Boris Johnson terkait apakah akan memberlakukan pembatasan baru setelah Natal atau tidak.

Inggris mencatat sekitar 106.122 kasus baru pada Rabu (22/12/2021) karena varian Omicron yang menyebar dengan cepat memicu gelombang rekor. Menurut data resmi, jumlah ini melompat lebih dari 15 ribu daripada yang tercatat pada Selasa lalu.

Untuk diketahui, sebelum bulan ini, Inggris tidak pernah mencatat lebih dari 70.000 kasus COVID-19 dalam sehari seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (23/12/2021).

Baca juga: Varian Omicron Menggila di Amerika Serikat, Mencapai 73% Kasus

Lonjakan besar kasus COVID-19 menimbulkan dilema besar bagi Johnson, yang kurang dari 24 jam lalu berjanji tidak akan ada pembatasan baru pada kebebasan di Inggris sebelum Natal, sementara mengisyaratkan dia mungkin harus memperketat aturan sesudahnya.

Apa yang terjadi di London, yang dilihat sebagai pusat wabah Omicron, mungkin menjadi kunci keputusan Johnson. Sementara jumlah rawat inap di kota tetap jauh di bawah puncak musim dingin lalu sejauh ini, angka terus meningkat. Angka jumlah meningkat lebih dari dua kali lipat sejak 27 November, ketika Inggris pertama kali melaporkan kasus jenis baru.

Tanda-tanda untuk saat ini adalah Johnson enggan membuat keputusan yang secara politis sulit untuk mengekang kebebasan. Pekan lalu, 101 anggota parlemen menentang pengenalan kartu pas COVID-19 agar bisa masuk ke suatu tempat dan sebuah acara.

Baca juga: WHO: Dunia Harus Bersatu untuk Mengakhiri Pandemi pada 2022

Johnson kemungkinan akan menghadapi pemberontakan serupa, atau bahkan lebih besar, jika dia mencoba meloloskan tindakan yang disarankan oleh Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Keadaan Darurat pemerintah. Itu termasuk larangan pencampuran dalam ruangan dari rumah tangga yang berbeda, batasan jumlah orang yang dapat bertemu di luar ruangan, dan larangan menerima tamu di dalam ruangan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved