Tambah Ancaman, Trump Minta Tenggelamkan Kapal Perang Iran!

Kamis, 23 April 2020 - 07:38 WIB
loading...
Tambah Ancaman, Trump...
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump berbicara dalam briefing harian tentang COVID-19 di Gedung Putih, Washington, Rabu (22/4/2020). Foto/REUTERS/Jonathan Ernst
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump telah melipatgandakan ancaman terhadap kapal-kapal perang Iran yang bermanuver terlalu dekat dengan kapal-kapal perang Amerika. Setelah memerintahkan Angkatan Laut Amerika menembak kapal-kapal Teheran, kini sang presiden minta agar kapal-kapal tersebu ditenggelamkan.

Perintah Trump ini keluar setelah pada Rabu pekan lalu 11 kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengepung kapal-kapal perang Amerika di Teluk Persia.

"Kita tidak akan mempermasalahkannya. Jika mereka melakukan itu membahayakan kapal kita dan para kru serta pelaut kita dalam bahaya—saya tidak akan membiarkan itu terjadi. Dan kita akan....mereka akan menembak mereka keluar dari air," kata Trump, yang ingin kapal-kapal IRGC lenyap dari permukaan air laut alias tenggelam. (Baca:11 Kapal Iran Kepung Beberapa Kapal Perang AS dalam Jarak 9 Meter)

"Itu ancaman. Ketika mereka berada sedekat itu dengan kapal kita, dan mereka memiliki senjata, mereka memiliki senjata yang sangat besar di kapal-kapal itu, tetapi kita akan menembak mereka dari air," lanjut Trump, hari Rabu waktu Washington seperti dilansir Reuters, Kamis (23/4/2020).

Ketegangan antara Washington dan Teheran meningkat bahkan di tengah pandemi virus corona baru, COVID-19. Ancaman terbaru itu disampaikan dalam konferensi pers harian Gedung Putih untuk respons pandemi COVID-19.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved