Jelang Natal, Belanda Lakukan Lockdown di Tengah Gelombang Serangan Omicron

Minggu, 19 Desember 2021 - 10:40 WIB
loading...
A A A
Semua sekolah akan ditutup hingga setidaknya 9 Januari, sementara tindakan penguncian lainnya akan tetap berlaku hingga setidaknya sampai 14 Januari.

Restoran dapat terus menjual makanan untuk dibawa pulang, dan toko yang tidak penting dapat menawarkan layanan pesan dan ambil.

"Saya sekarang dapat mendengar seluruh warga Belanda menghela nafas. Ini tepat satu minggu sebelum Natal, Natal lain yang sama sekali berbeda dari yang kami inginkan," kata Rutte.

Namun, tambahnya, kegagalan untuk bertindak sekarang kemungkinan akan mengarah pada situasi yang tidak terkendali di rumah sakit.

Baca juga: Ngeri, Hacker Prancis Buat 54.000 Paspor Vaksin Palsu

Wartawan BBC Anna Holligan di Den Haag mengatakan pengumuman itu disambut dengan rasa tidak percaya dan cemas.

Sebelumnya pada hari Sabtu, orang-orang bergegas untuk berbelanja Natal di tengah laporan bahwa langkah-langkah baru akan segera diperkenalkan.

"Ini terlalu sibuk, tapi saya datang sebelum liburan Natal untuk mengambil hadiah, sepertinya penguncian baru akan datang," kata Ayman Massori kepada kantor berita AFP.

Selama berminggu-minggu, jam malam telah diberlakukan di tempat-tempat perhotelan dan budaya di Belanda dalam upaya untuk membatasi penyebaran Omicron.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Pria Pro-Nazi Hendak...
Pria Pro-Nazi Hendak Bunuh 2 Putri Kerajaan Belanda, Bawa Kapak Bertuliskan Mossad dan Sieg Heil
Rob Jetten Dilantik...
Rob Jetten Dilantik sebagai PM Gay Pertama Belanda
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Ini Isi Perjanjian Damai...
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Rekomendasi
Gol Dramatis Amad Diallo...
Gol Dramatis Amad Diallo Antar Pantai Gading Tundukkan Ekuador
Barongsai PRJ 2026 Sedot...
Barongsai PRJ 2026 Sedot Perhatian Pengunjung, Anak-Anak Antusias Beri Angpao
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Berita Terkini
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
Infografis
Kemiskinan di Tengah...
Kemiskinan di Tengah Resesi dan Gelombang PHK Bayangi Kondisi Ekonomi Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved