Keterlaluan! Anggota Parlemen India Sarankan Korban Menikmati saat Diperkosa

Sabtu, 18 Desember 2021 - 00:02 WIB
loading...
Keterlaluan! Anggota...
Ramesh Kumar, politisi parlemen di India yang membuat lelucon keterlaluan dengan mengatakan Ketika pemerkosaan tak bisa dihindari, berbaringlah dan nikmati. Foto/India Today
A A A
NEW DELHI - Anggota parlemen di India membuat lelucon soal pemerkosaan dengan menyarankan korban berbaring dan menikmati saat diperkosa . Guyonan yang keterlaluan itu memicu kemarahan publik.

Lelucon itu dibuat anggota parlemen negara bagian Karnataka dari Partai Kongres; K.R. Ramesh Kumar, saat minta perpanjangan waktu sidang parlemen kepada Ketua Majelis Legislatif Vishweshwar Hegde Kageri.

Baca juga: Gadis 16 Tahun Diperkosa 400 Pria, Dicap Kasus Paling Tragis dalam Sejarah

Sidang parlemen dijadwalkan berakhir pada pukul 18.00 sore pada hari Kamis, tetapi politisi Partai Kongres menuntut perpanjangan waktu untuk membahas masalah petani.

Kageri menanggapinya dengan mengatakan: "Saya berada dalam situasi di mana saya harus menikmati dan mengatakan 'ya'...Saya harus berhenti mengendalikan situasi dan secara sistematis mengambil tindakan, saya harus memberitahu semua orang untuk melanjutkan pembicaraan Anda."

Kumar kemudian berkata, "Ada pepatah...ketika pemerkosaan tidak bisa dihindari, berbaringlah dan nikmati. Itulah posisi Anda sekarang."

Namun, alih-alih mengungkapkan kemarahan, Kageri yang merupakan legislator top Partai Bharatiya Janata (BJP) malah menanggapinya dengan tertawa.

BJP saat ini adalah partai berkuasa di negara bagian Karnataka dan Kageri bertanggung jawab untuk menjalankan Majelis Legislatif.

Baca juga: Gadis India Diperkosa 400 Pria yang Berbeda, Kini Hamil

Mengutip NDTV, Jumat (17/12/2021), publik India melalui Twitter meluapkan kemarahan mereka atas lelucon keterlaluan tersebut.

Uma Sudhir melalui akun @umasudhir menulis: "'Ada pepatah, Ketika pemerkosaan tidak bisa dihindari, berbaring dan nikmati': Anda tidak akan percaya mantan ketua dan anggota parlemen partai mengatakan ini di dalam sidang parlemen Karnataka dan ketua menertawakannya...Tidak ada yang keberatan dan urusan ini seperti biasa."

Warga lain, Anand Ranganathan melalui akun @ARanganathan72 menulis: "Kutipan 'Ketika pemerkosaan tidak dapat dihindari, berbaring dan nikmatilah' oleh Ramesh Kumar ini menghasilkan tawa keras."

"Saya tidak peduli bagaimana Anda melakukannya—Majelis Karnataka dilindungi oleh CCTV,"
lanjut dia.

Selanjutnya, warga bernama Swati Goel Sharma melalui akun @swati_gs berkomentar: "Pemimpin Kongres Ramesh Kumar mengatakan di Majelis Karnataka—'ketika pemerkosaan tak terhindarkan, berbaringlah dan nikmati'. Sementara pemimpin tertinggi partai sibuk mendidik bagaimana umat Hindu dan Hindutvawadi menusukkan pisau ke dada secara berbeda, yang lain sibuk membuat lelucon pemerkosaan yang menyakitkan."

"Anggota Parlemen Karnataka [Partai] Kongres mengolok-olok pemerkosaan dan meminta untuk menikmatinya!! Memalukan oleh Kongres," kecam pengguna akun @DaaruBaazMehta.

Setelah memicu kemarahan, Kumar meminta maaf di Twitter. Dia mengatakan akan memilih kata-katanya lebih hati-hati di masa depan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved