Hamas: Israel Tidak Serius Soal Kesepakatan Pertukaran Tahanan

Jum'at, 17 Desember 2021 - 05:30 WIB
loading...
Hamas: Israel Tidak...
Hamas tuding Israel tidak serius soal kesepakatan pertukaran tahanan. FOTO/Hawar News
A A A
GAZA - Gerakan Perlawanan Palestina yang juga penguasa Jalur Gaza, Hamas , mengatakan bahwa Israel tidak serius untuk mencapai kesepakatan pertukaran tahanan. Pemimpin senior Hamas, Khalil Al-Hayya menyatakan hal ini dalam sebuah wawancara dengan Al-Aqsa TV.

"Pendudukan (Israel) tidak serius untuk mencapai pertukaran tahanan. Kami akan melanjutkan upaya kami untuk membebaskan tahanan kami menggunakan segala cara," ujar al-Hayya, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Kamis (16/12/2021).

Baca: Pria Palestina Tewas Ditembak IDF, Hamas: Tingkatkan Perlawanan!

Israel yakin mayat dua tentaranya, Letnan Hadar Goldin dan Sersan Oron Shaul, ditahan di Gaza setelah mereka tewas dalam pertempuran selama serangan 2014 di daerah kantong itu. Ini ditambah dua orang yang diduga warga sipil, Avera Mengistu dan Hisham Al-Sayed, yang menurut Hamas juga tentara dan ditahan sebagai tawanan perang.

Pada awal bulan ini, Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh telah mengancam bahwa empat tawanan Israel yang ditahan oleh Hamas "tidak akan melihat cahaya hari," N12 melaporkan. Haniyeh mengomentari para tawanan karena negosiasi mengenai pertukaran tahanan menemui kebuntuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved