Pria Palestina Tewas Ditembak IDF, Hamas: Tingkatkan Perlawanan!
Minggu, 12 Desember 2021 - 19:56 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/Reuters
A
A
A
GAZA - Hamas dan kelompok perlawanan Palestina lainnya telah menyerukan untuk meningkatkan kegiatan "perlawanan" di Tepi Barat . Seruan ini muncul setelah bentrokan kekerasan hari Jumat, di mana seorang pria Palestina dari kota Beita, selatan Nablus, dilaporkan ditembak mati oleh tentara Israel, IDF.
Sumber-sumber Palestina, yang mengidentifikasi korban sebagai Jamil Abu Ayyash (31), mengklaim bahwa tentara menggunakan peluru tajam, peluru berlapis karet, dan gas air mata selama bentrokan dengan puluhan warga Palestina dari kota itu selama protes mingguan terhadap Evyatar di dekatnya pos pemukim.
Baca: Israel Selesai Bangun Dinding Besi Anti-Terowongan Hamas di Sekitar Gaza
Dr. Abdel Jalil Hanjal, seorang sukarelawan dari Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina, mengatakan kepada kantor berita resmi Otoritas Palestina, Wafa, bahwa Abu Ayyash masih membawa ketapelnya saat dia dilarikan ke rumah sakit di Nablus. “Katapel itu diikatkan ke jarinya. Itu dipotong sebelum dia sampai di rumah sakit," jelasnya.
Seperti dilaporkan Jerusalem Post, Sabtu (11/12/2021), IDF menyatakan bahwa selama kerusuhan, ratusan warga Palestina melemparkan batu dan menggulingkan ban yang terbakar ke arah tentara.
Sumber-sumber Palestina, yang mengidentifikasi korban sebagai Jamil Abu Ayyash (31), mengklaim bahwa tentara menggunakan peluru tajam, peluru berlapis karet, dan gas air mata selama bentrokan dengan puluhan warga Palestina dari kota itu selama protes mingguan terhadap Evyatar di dekatnya pos pemukim.
Baca: Israel Selesai Bangun Dinding Besi Anti-Terowongan Hamas di Sekitar Gaza
Dr. Abdel Jalil Hanjal, seorang sukarelawan dari Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina, mengatakan kepada kantor berita resmi Otoritas Palestina, Wafa, bahwa Abu Ayyash masih membawa ketapelnya saat dia dilarikan ke rumah sakit di Nablus. “Katapel itu diikatkan ke jarinya. Itu dipotong sebelum dia sampai di rumah sakit," jelasnya.
Seperti dilaporkan Jerusalem Post, Sabtu (11/12/2021), IDF menyatakan bahwa selama kerusuhan, ratusan warga Palestina melemparkan batu dan menggulingkan ban yang terbakar ke arah tentara.
Lihat Juga :