Dianggap Langgar HAM, UE Sanksi Kelompok Tentara Bayaran Rusia
Selasa, 14 Desember 2021 - 05:36 WIB
loading...
Ilustrasi
A
A
A
BRUSSELS - Uni Eropa memberlakukan sanksi terhadap kontraktor militer swasta Rusia, Wagner Group pada Senin (13/12/2021). Selain Wagner Group, sanksi juga dijatuhkan pada delapan individu dan tiga perusahaan energi lainnya di Suriah. Uni Eropa menuduh kelompok tersebut melakukan operasi rahasia atas nama Kremlin.
"Kelompok Wagner bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia yang serius di Ukraina, Suriah, Libya, Republik Afrika Tengah, Sudan dan Mozambik," kata UE dalam jurnal resminya, seperti dikutip dari Reuters.
Baca: Lebih dari 7.000 Tentara Bayaran Rusia Masih Bercokol di Libya
Rusia membantah melakukan kesalahan. Presiden Vladimir Putin mengatakan kontraktor militer swasta memiliki hak untuk bekerja dan mengejar kepentingan mereka di manapun di dunia selama mereka tidak melanggar hukum Rusia. Putin mengatakan, Grup Wagner tidak mewakili negara Rusia atau dibayar olehnya.
Larangan perjalanan dan pembekuan aset - yang dirancang untuk membatasi pemerintah mana pun dari bekerja dengan Grup Wagner - tidak mungkin berdampak besar di Moskow. Tetapi, mereka menandai pengerasan lebih lanjut dari kebijakan luar negeri UE terhadap Rusia, kata para diplomat.
"Kelompok Wagner bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia yang serius di Ukraina, Suriah, Libya, Republik Afrika Tengah, Sudan dan Mozambik," kata UE dalam jurnal resminya, seperti dikutip dari Reuters.
Baca: Lebih dari 7.000 Tentara Bayaran Rusia Masih Bercokol di Libya
Rusia membantah melakukan kesalahan. Presiden Vladimir Putin mengatakan kontraktor militer swasta memiliki hak untuk bekerja dan mengejar kepentingan mereka di manapun di dunia selama mereka tidak melanggar hukum Rusia. Putin mengatakan, Grup Wagner tidak mewakili negara Rusia atau dibayar olehnya.
Larangan perjalanan dan pembekuan aset - yang dirancang untuk membatasi pemerintah mana pun dari bekerja dengan Grup Wagner - tidak mungkin berdampak besar di Moskow. Tetapi, mereka menandai pengerasan lebih lanjut dari kebijakan luar negeri UE terhadap Rusia, kata para diplomat.
Lihat Juga :