Nikahi Wanita Penulis Penulis Novel Erotis, Uskup Spanyol Dilucuti Kekuasaannya
Senin, 13 Desember 2021 - 07:24 WIB
loading...
Uskup Xavier Novell Goma, petinggi Gereja Katolik di Spanyol, dilucuti kekuasaannya karena menikahi wanita penulis novel erotis. Foto/Twitter via WION
A
A
A
MADRID - Gereja Katolik di Spanyol telah melucuti kekuasaan Uskup Xavier Novell. Musababnya, dia menikah dengan wanita penulis novel erotis.
“Seperti diketahui publik, Uskup Xavier Novell Goma, uskup emeritus Solsona, mengadakan pernikahan sipil dengan Silvia Caballol, pada 22 November 2021 di kota Suria, di provinsi Barcelona," kata Konferensi Episkopal Spanyol dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: Jatuh Cinta dengan Penulis Novel Erotis, Uskup Ini Mengundurkan Diri
Pernyataan itu menambahkan bahwa Novell sekarang dilarang di bawah hukum kanon dari melaksanakan hak dan kewajiban apa pun yang melekat pada jabatan uskup, dan memperingatkan bahwa ada konsekuensi lain yang mungkin dapat mengikuti.
“Ini berarti bahwa meskipun Monsinyur Xavier Novell i Gomà mempertahankan gelarnya sebagai uskup, dia tidak dapat melakukan fungsi apa pun yang berhubungan dengan gelar itu. Oleh karena itu, dia dilarang untuk menyelenggarakan sakramen-sakramen atau terlibat dalam kegiatan mengajar apa pun, baik umum maupun pribadi," lanjut pernyataan tersebut, seperti dikutip dari The Guardian, Senin (13/12/2021).
“Seperti diketahui publik, Uskup Xavier Novell Goma, uskup emeritus Solsona, mengadakan pernikahan sipil dengan Silvia Caballol, pada 22 November 2021 di kota Suria, di provinsi Barcelona," kata Konferensi Episkopal Spanyol dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: Jatuh Cinta dengan Penulis Novel Erotis, Uskup Ini Mengundurkan Diri
Pernyataan itu menambahkan bahwa Novell sekarang dilarang di bawah hukum kanon dari melaksanakan hak dan kewajiban apa pun yang melekat pada jabatan uskup, dan memperingatkan bahwa ada konsekuensi lain yang mungkin dapat mengikuti.
“Ini berarti bahwa meskipun Monsinyur Xavier Novell i Gomà mempertahankan gelarnya sebagai uskup, dia tidak dapat melakukan fungsi apa pun yang berhubungan dengan gelar itu. Oleh karena itu, dia dilarang untuk menyelenggarakan sakramen-sakramen atau terlibat dalam kegiatan mengajar apa pun, baik umum maupun pribadi," lanjut pernyataan tersebut, seperti dikutip dari The Guardian, Senin (13/12/2021).
Lihat Juga :