China Marah, Tak Tahan Dituduh sebagai Biang Keladi Covid-19
Senin, 08 Juni 2020 - 16:46 WIB
loading...
Petugas medis di Indonesia saat melakukan tes Covid-19 terhadap sejumlah warga. Foto/SINDOnews.com
A
A
A
BEIJING - China tak tahan terus-menerus dituduh sebagai sumber virus corona SARS-CoV-2 penyebab pandemi Covid-19 dan menyembunyikan informasi tentang pandemi tersebut. Beijing meluapkan kemarahannya dengan mengecam pihak mana pun yang menyalahkan negara Tirai Bambu atas wabah global ini.
Negara itu telah meluncurkan buku putih yang menjelaskan bahwa Beijing telah bertindak secara transparan dan memberi tahu dunia perihal perkembangan wabah dengan tepat waktu.
"Beberapa politisi dan media asing menganggap (China) bersalah atas asal-usul virus ini, menempelkan label pada virus ini dan mempolitisasi epidemi ini," kata Xu Lin, kepala Kantor Informasi Dewan Negara, pada sebuah pengarahan di Beijing, Minggu, seperti dilansir Bloomberg, Senin (8/6/2020).
"Asumsi yang dibuat-buat—seperti 'asal usul virus China', 'China menyembunyikan virus' dan 'itu tanggung jawab China'—sama sekali tidak berdasar, tidak masuk akal dan tidak sopan terhadap sains," papar Xu. (Baca: Intelijen Lima Mata Tunjukkan Bagaimana China Tipu Dunia soal COVID-19 )
Dengan lebih dari 400.000 kematian secara global, pandemi Covid-19 telah menjadi titik ketegangan dalam hubungan China dengan sejumlah negara, terutama Amerika Serikat (AS). Presiden Donald Trump berulang kali menyalahkan China dengan menuduh Beijing gagal membendung virus corona baru.
AS sendiri saat ini memimpin dunia dalam hal jumlah kasus infeksi dan kematian terkait Covid-19.
Negara itu telah meluncurkan buku putih yang menjelaskan bahwa Beijing telah bertindak secara transparan dan memberi tahu dunia perihal perkembangan wabah dengan tepat waktu.
"Beberapa politisi dan media asing menganggap (China) bersalah atas asal-usul virus ini, menempelkan label pada virus ini dan mempolitisasi epidemi ini," kata Xu Lin, kepala Kantor Informasi Dewan Negara, pada sebuah pengarahan di Beijing, Minggu, seperti dilansir Bloomberg, Senin (8/6/2020).
"Asumsi yang dibuat-buat—seperti 'asal usul virus China', 'China menyembunyikan virus' dan 'itu tanggung jawab China'—sama sekali tidak berdasar, tidak masuk akal dan tidak sopan terhadap sains," papar Xu. (Baca: Intelijen Lima Mata Tunjukkan Bagaimana China Tipu Dunia soal COVID-19 )
Dengan lebih dari 400.000 kematian secara global, pandemi Covid-19 telah menjadi titik ketegangan dalam hubungan China dengan sejumlah negara, terutama Amerika Serikat (AS). Presiden Donald Trump berulang kali menyalahkan China dengan menuduh Beijing gagal membendung virus corona baru.
AS sendiri saat ini memimpin dunia dalam hal jumlah kasus infeksi dan kematian terkait Covid-19.
Lihat Juga :