Erdogan: Kami Tak Tahan Melihat Darah, Air Mata, dan Penindasan di Palestina

Sabtu, 11 Desember 2021 - 20:32 WIB
loading...
Erdogan: Kami Tak Tahan...
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. FOTO/Anadolu Agency
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk mencapai stabilitas dan perdamaian di Palestina adalah dengan menciptakan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat di perbatasan tahun 1967, dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya.

Berbicara pada sesi pembukaan Konferensi ke-16 Persatuan Parlemen Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul, Erdogan menyatakan, Yerusalem bukanlah masalah sekelompok Muslim pemberani, tetapi masalah seluruh dunia Muslim.

Baca: Erdogan Desak Israel Lebih Peka dan Sensitif terhadap Palestina

“Membuat Muslim membayar harga genosida terhadap orang Yahudi di Eropa selama Perang Dunia II adalah semacam penindasan dan kurangnya hati nurani," kata Erdogan, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (10/12/2021).

“Sebagai cucu dari orang-orang yang memerintah Yerusalem selama 400 tahun, kami tidak tahan melihat darah, air mata, dan penindasan di Palestina,” lanjut Erdogan.

Pada saat yang sama, dia mengatakan kepada para pejabat Muslim, Yerusalem adalah kota yang diberkati dan kepercayaan Nabi Muhammad SAW untuk bangsanya, dan mempertahankannya berarti membela seluruh umat manusia, hak asasi manusia dan hukum, perdamaian, keadilan, dan peradaban.

Baca: Mobil Perwira Turki yang Bertugas di Acara Erdogan Dipasangi Bom

“Orang-orang Palestina dibunuh secara brutal di jalan-jalan dan anak-anak mereka diperlakukan seperti teroris, dan rumah ibadah mereka menjadi sasaran agresi setiap hari," ungkap Erdogan.

Dia menegaskan kembali bahwa negara anggota OKI harus bergerak bersama dan menghindari apa pun yang melemahkan perjuangan Palestina. “Kami harus melanjutkan misi kami, meskipun dukungan singkat dari komunitas internasional untuk menemukan solusi yang adil bagi Palestina," tambahnya.

Meski mendukung total perjuangan Palestina, namun Turki tetap menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Perdagangan antara Turki dengan Israel juga dilaporkan kian meningkat setiap tahunnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Dembele Ukir Hat-trick...
Dembele Ukir Hat-trick Tercepat Kedua dalam Sejarah Piala Dunia
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
AS dan Israel Adalah...
AS dan Israel Adalah Dalang Perang Saudara di Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved