Rusia: Masalah Rasisme di AS Sudah Terlalu Besar, Sulit Disembunyikan
Senin, 08 Juni 2020 - 19:10 WIB
loading...
Rusia menyebut rasisme telah menjadi masalah besar di Amerika Serikat (AS) dan cakupannya tidak mungkin disembunyikan. Foto/REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Rasisme telah menjadi masalah besar di Amerika Serikat (AS) dan cakupannya tidak mungkin disembunyikan. Hal itu disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia , Maria Zakharova.
Zakharova menyebut, diskriminasi rasial di AS sebagai tumpukan masalah sistematis terbesar kedua yang dihadapi dunia Barat setelah masalah kesehatan yang belum terpecahkan, di samping kurangnya persatuan di negara-negara Barat dan masalah sosial, dan logistik.
( Baca juga: Rusia: Kekacauan AS Ganjaran karena Tabur Kekacauan di Seluruh Dunia )
"Potongan besar kedua (dari dilema) adalah masalah rasisme di masyarakat Barat, pertama-tama, di AS, yang telah menjadi sangat meledak. Cakupan kejahatan ini tidak bisa disembunyikan," ucap Zakharova, seperti dilansir Tass pada Senin (8/6/2020).
"Untuk mempertahankan reputasi, citra, bagian dari konsumsi asing yang mereka (AS) tawarkan kepada negara-negara lain sepanjang waktu, AS menetapkan "desakan" regional setempat, seperti semacam gerakan informasi," sambungnya.
Zakharova menyebut, diskriminasi rasial di AS sebagai tumpukan masalah sistematis terbesar kedua yang dihadapi dunia Barat setelah masalah kesehatan yang belum terpecahkan, di samping kurangnya persatuan di negara-negara Barat dan masalah sosial, dan logistik.
( Baca juga: Rusia: Kekacauan AS Ganjaran karena Tabur Kekacauan di Seluruh Dunia )
"Potongan besar kedua (dari dilema) adalah masalah rasisme di masyarakat Barat, pertama-tama, di AS, yang telah menjadi sangat meledak. Cakupan kejahatan ini tidak bisa disembunyikan," ucap Zakharova, seperti dilansir Tass pada Senin (8/6/2020).
"Untuk mempertahankan reputasi, citra, bagian dari konsumsi asing yang mereka (AS) tawarkan kepada negara-negara lain sepanjang waktu, AS menetapkan "desakan" regional setempat, seperti semacam gerakan informasi," sambungnya.
Lihat Juga :