Jet Tempur Rusia Kuntit 3 Pesawat Prancis saat Jalankan Misi NATO
Kamis, 09 Desember 2021 - 10:18 WIB
loading...
Jet tempur Rusia menguntit satu dari 3 pesawat militer Prancis di atas Laut Hitam, Rabu (8/12/2021). Foto/Twitter @mod_russia
A
A
A
MOSKOW - Sebuah jet tempur Rusia menguntit tiga pesawat militer Prancis yang menjalankan misi pengintaian NATO di atas Laut Hitam pada Rabu (9/12/2021).
Ketiga pesawat militer itu terus diikuti hingga menjauh dari perbatasan Rusia.
Baca juga: Bela Ukraina, AS Didesak Mengebom Nuklir Rusia
Jet tempur Rusia yang dilesatkan adalah Su-27. Sedangkan tiga pesawat Prancis yang dikuntit adalah jet tempur Mirage 2000 dan Rafale, serta pesawat tanker pengisian bahan bakar udara C-135.
"Sebuah pesawat tempur Sukhoi 27 Rusia mendekat, kemudian mengikuti pesawat kami selama sebagian besar transit mereka di atas Laut Hitam," kata juru bicara Angkatan Darat Rusia, Pascal Ianni, kepada Reuters, Kamis (9/12/2021).
"Interaksi ini berlangsung secara profesional dan tanpa mewakili bahaya apa pun dan situasi seperti ini biasa terjadi. Itu tidak menghalangi misi pesawat Prancis maupun kebebasan navigasi mereka di wilayah udara internasional," lanjut Ianni.
Interaksi tersebut tidak jarang terjadi dengan insiden serupa yang sebelumnya terjadi tetapi terjadi di tengah ketegangan antara Barat dan Rusia di kawasan tersebut.
Ketiga pesawat militer itu terus diikuti hingga menjauh dari perbatasan Rusia.
Baca juga: Bela Ukraina, AS Didesak Mengebom Nuklir Rusia
Jet tempur Rusia yang dilesatkan adalah Su-27. Sedangkan tiga pesawat Prancis yang dikuntit adalah jet tempur Mirage 2000 dan Rafale, serta pesawat tanker pengisian bahan bakar udara C-135.
"Sebuah pesawat tempur Sukhoi 27 Rusia mendekat, kemudian mengikuti pesawat kami selama sebagian besar transit mereka di atas Laut Hitam," kata juru bicara Angkatan Darat Rusia, Pascal Ianni, kepada Reuters, Kamis (9/12/2021).
"Interaksi ini berlangsung secara profesional dan tanpa mewakili bahaya apa pun dan situasi seperti ini biasa terjadi. Itu tidak menghalangi misi pesawat Prancis maupun kebebasan navigasi mereka di wilayah udara internasional," lanjut Ianni.
Interaksi tersebut tidak jarang terjadi dengan insiden serupa yang sebelumnya terjadi tetapi terjadi di tengah ketegangan antara Barat dan Rusia di kawasan tersebut.
Lihat Juga :