Korsel Luncurkan Model Rudal Hipersonik, Perlombaan Senjata Memanas

Rabu, 08 Desember 2021 - 13:15 WIB
loading...
A A A
Saat mengunjungi Korea Selatan untuk tinjauan militer bersama tahunan pekan lalu, Kepala Pentagon Austin mengecam program senjata hipersonik China. "Itu meningkatkan ketegangan di kawasan itu," papar dia.

Dia menanggapi secara khusus klaim Barat bahwa dua tes selama musim panas adalah dari senjata pemboman orbital, yang akan meluncurkan proyektil ke orbit sebelum deorbiting dan meluncur ke bawah menuju target dengan kecepatan hipersonik.

Beijing mengklaim uji coba itu adalah pesawat luar angkasa yang dapat digunakan kembali yang akan menghemat banyak uang karena program luar angkasanya terus berkembang.

Tidak jelas apakah Washington akan melihat senjata hipersonik Korea Selatan sama-sama memicu ancaman keamanan.

Pada Mei, pemerintahan Biden setuju menghapus batasan jangkauan rudal balistik Korea Selatan, yang sebelumnya dibatasi hingga 497 mil.

Keputusan itu adalah bagian dari proses selama satu dekade dari AS yang terus meningkatkan batas muatan dan jangkauan rudal, menyusul kesepakatan 1979 untuk membatasi penyebaran teknologi rudal balistik.

Seperti yang dilaporkan Sputnik pada saat itu, keputusan Washington sebagian besar ditujukan ke Beijing, karena pada pertemuan yang sama, Presiden AS Joe Biden dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in berjanji bekerja lebih erat dalam masalah keamanan terkait China, seperti Taiwan.

Austin mengulangi janji itu dengan Menteri Pertahanan Korea Selatan Su Wook dalam komunike bersama 2 Desember.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved