Ayah Temukan Anaknya yang Diculik 14 Tahun Silam, tapi Ogah Kembali Padanya

Rabu, 08 Desember 2021 - 00:57 WIB
loading...
Ayah Temukan Anaknya...
Sun Zuo, bocah China yang diculik 14 tahun silam. Sekarang usianya 18 tahun dan ditemukan ayah kandungnya. Foto/Weibo via South China Morning Post
A A A
SHENZHEN - Seorang ayah di China berhasil menemukan anaknya yang diculik 14 tahun silam, yang menjadi korban perdagangan manusia. Namun, anak laki-laki yang kini berusia 18 tahun itu menolak kembali padanya karena tak tega meninggalkan orang tua angkat yang telah merawatnya sejak kecil.

Sun Zuo diculik oleh seorang pria menggunakan mainan dan makanan ringan di Shenzhen pada 9 Oktober 2007 ketika bocah itu berusia empat tahun.

Baca juga: 7 Fakta Xi Mingze, Putri Cantik Presiden China yang Misterius

Dalam sebuah wawancara dengan China Central Television (CCTV) yang dilansir Global Times, Selasa (7/12/2021), Zuo, yang sekarang menjadi siswa sekolah menengah atas (SMA), mengatakan bahwa dia memiliki keluarga baru sekarang.

Dia, bagaimanapun, tetap mengakui Sun Haiyang sebagai ayah kandungnya.

Zuo, yang tinggal di provinsi Shandong, dipersatukan kembali dengan Haiyang berkat upaya bersama dari Departemen Keamanan Publik dengan teknologi perbandingan dan pencocokan DNA.

Menurut Global Times, ketika Zuo hilang, Haiyang telah mengubah papan nama toko roti isi kukusnya menjadi tanda besar yang menawarkan hadiah 200.000 yuan, yang ia kumpulkan dengan menjual propertinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved