Intelijen AS Sebut Rusia Berencana Invasi Ukraina dengan 100 Batalyon

Sabtu, 04 Desember 2021 - 14:17 WIB
loading...
Intelijen AS Sebut Rusia...
Intelijen AS sebuat Rusia berencana menginvasi Ukraina dengan 100 batalyon. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Ketegangan di daerah perbatasan Ukraina - Rusia terus meningkat selama berminggu-minggu. Penumpukan pasukan Rusia di sepanjang Ukraina mengisyaratkan rencana invasi yang tertunda.

Seorang pejabat intelijen Amerika Serikat (AS) menyebut bahwa rencana invasi Rusia sedang dilakukan dan kemungkinan serangan akan dilakukan setelah awal 2022.

"Temuan intelijen terbaru memperkirakan bahwa Rusia berencana untuk mengerahkan sekitar 175 ribu tentara dan hampir setengah dari mereka sudah dikerahkan di sepanjang titik di dekat perbatasan Ukraina," menurut seorang pejabat administrasi Biden yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas temuan tersebut seperti dilansir dari AP, Sabtu (4/12/2021).

Itu terjadi ketika Rusia telah mengajukan tuntutannya pada Biden untuk menjamin bahwa Ukraina tidak akan diizinkan untuk bergabung dengan aliansi NATO .

Baca juga: Ukraina: Rusia Mungkin Luncurkan Serangan Besar pada Januari

Pejabat itu menambahkan bahwa rencana tersebut menyerukan pergerakan 100 kelompok batalyon taktis Rusia bersama dengan kendaraan lapis baja, artileri dan peralatan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved