Inggris: Demonstrasi Anti-Rasisme Tingkatkan Resiko Penularan Covid-19

Minggu, 07 Juni 2020 - 23:50 WIB
loading...
Inggris: Demonstrasi...
Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock sebut demo anti-rasisme di Inggris
A A A
LONDON - Protes anti-rasisme yang dihadiri oleh ribuan orang di London dan kota-kota besar Inggris lainnya "tidak diragukan" berisiko menyebabkan peningkatan jumlah kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock.

Ribuan orang menghadiri demonstrasi untuk menyuarakan kemarahan mereka atas pembunuhan George Floyd oleh petugas polisi di Minneapolis, mengabaikan saran pemerintah untuk menghindari pertemuan besar karena risiko dari Covid-19.

Dalam sebuah wawancara dengan Sky News, Hancock ditanya apakah jumlah orang yang menghadiri demonstrasi tersebut membuat pemerintah khawatir akan peningkatan kasus Covid-19. Hancock mengatakan, pemerintah Inggris sangat khawatir akan hal itu.

"Tidak diragukan lagi itu ada resiko. Saya sangat mendukung argumen yang dibuat oleh mereka yang melakukan demonstrasi, tetapi virus itu sendiri tidak membeda-bedakan dan berkumpul dalam kelompok besar untuk sementara waktu melanggar aturan justru karena meningkatkan risiko penyebaran virus ini," ucapnya, seperti dilansir Reuters pada Minggu (7/6/2020).

John Edmunds, anggota Kelompok Penasihat Ilmiah pemerintah untuk Keadaan Darurat (SAGE), mengatakan bahwa sementara risiko penyebaran virus mulai rendah, perkiraan saat ini adalah sekitar satu dari 1.000 orang di Ingris memiliki virus itu dan mampu menularkanya kepada orang lain.

"Jika Anda memiliki kerumunan beberapa ribu orang maka Anda akan mengharapkan beberapa dari orang-orang itu akan menulari orang lain, jadi itu adalah risiko memiliki ribuan orang berkumpul bersama," katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
Profil Pendidikan Sudaryono,...
Profil Pendidikan Sudaryono, Anak Petani yang Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved