Gabungan 4.000 Pangeran, Kekayaan Keluarga Kerajaan Arab Saudi Kalahkan Orang Terkaya Sejagat
Jum'at, 03 Desember 2021 - 15:22 WIB
loading...
A
A
A
Sekadar diketahui, orang terkaya nomor satu di dunia saat ini adalah Elon Musk dengan USD311 miliar.
Nomor dua, Jeff Bezos dengan USD201 miliar. Ketiga Bernard Arnault dan keluarganya dengan USD162 miliar.
Keempat Bill Gates dengan USD135 miliar dan kelima Larry Page dengan USD126 miliar.
Baca juga: Penumpang Kereta London Marahi Muslim Baca Alquran: Ini Negara Kristen
Kembali ke monarki Saudi, keluarga mereka merupakan keturunan dari Abdulaziz bin Abdul Rahman bin Faisal, lebih dikenal di Barat sebagai Ibn Saud, yang mendirikan Kerajaan Arab Saudi modern dan memerintah dari tahun 1902-1953.
Keluarga penguasa kerajaan Arab Saudi mencakup hingga 15.000 anggota, termasuk 4.000 pangeran, yang melayani dalam berbagai posisi pemerintahan, kepala bisnis dan di dewan penasihat.
Raja Salman, raja Arab Saudi saat ini, adalah putra keenam dari pemerintahan Ibn Saud setelah berkuasa pada tahun 2015. Dia sebagian besar adalah seorang tradisionalis, menentang penerapan demokrasi dan menolak untuk meringankan hukuman berat termasuk hukuman penjara dan cambukan untuk kasus penistaan.
Nomor dua, Jeff Bezos dengan USD201 miliar. Ketiga Bernard Arnault dan keluarganya dengan USD162 miliar.
Keempat Bill Gates dengan USD135 miliar dan kelima Larry Page dengan USD126 miliar.
Baca juga: Penumpang Kereta London Marahi Muslim Baca Alquran: Ini Negara Kristen
Kembali ke monarki Saudi, keluarga mereka merupakan keturunan dari Abdulaziz bin Abdul Rahman bin Faisal, lebih dikenal di Barat sebagai Ibn Saud, yang mendirikan Kerajaan Arab Saudi modern dan memerintah dari tahun 1902-1953.
Keluarga penguasa kerajaan Arab Saudi mencakup hingga 15.000 anggota, termasuk 4.000 pangeran, yang melayani dalam berbagai posisi pemerintahan, kepala bisnis dan di dewan penasihat.
Raja Salman, raja Arab Saudi saat ini, adalah putra keenam dari pemerintahan Ibn Saud setelah berkuasa pada tahun 2015. Dia sebagian besar adalah seorang tradisionalis, menentang penerapan demokrasi dan menolak untuk meringankan hukuman berat termasuk hukuman penjara dan cambukan untuk kasus penistaan.
Lihat Juga :