Bom Nuklir dan Rudal Baru Korut Paksa AS Pikir Ulang Rencana Perang
Kamis, 02 Desember 2021 - 06:58 WIB
loading...
A
A
A
“DPRK telah meningkatkan kemampuannya. Lingkungan strategis telah berubah selama beberapa tahun terakhir,” kata seorang pejabat senior pertahanan Amerika, menggunakan nama resmi Korea Utara; Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK). “Sudah sepantasnya dan perlu kita memiliki OPLAN yang ter-update.”
Pejabat pertahanan lainnya mengatakan bahwa sementara tinjauan tersebut tidak menanggapi ancaman baru, OPLAN baru perlu mengatasi kemajuan dalam kemampuan Korea Utara, terutama yang berkaitan dengan kemampuan pengiriman rudal.
Baca juga: Video Bocor Tunjukkan Jet Siluman F-35 Inggris Tak Berdaya Terbang dan Jatuh ke Laut
Kemajuan tersebut termasuk uji coba rudal jelajah baru, kendaraan luncur hipersonik baru, rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam, dan rudal balistik jarak pendek yang diluncurkan dengan kereta api, yang semuanya telah terjadi dalam tiga bulan terakhir.
Kemajuan lain perlu dipertimbangkan juga, karena rencana yang ada adalah 10 tahun, yakni sebelum DPRK memiliki senjata termonuklir, rudal balistik antarbenua, atau rudal balistik jarak pendek yang diklaim dapat menghindari sistem pertahanan udara AS.
Austin dalam kunjungannya ke Korea Selatan juga menyinggung tantangan yang meningkat dari militer China.
Pejabat pertahanan lainnya mengatakan bahwa sementara tinjauan tersebut tidak menanggapi ancaman baru, OPLAN baru perlu mengatasi kemajuan dalam kemampuan Korea Utara, terutama yang berkaitan dengan kemampuan pengiriman rudal.
Baca juga: Video Bocor Tunjukkan Jet Siluman F-35 Inggris Tak Berdaya Terbang dan Jatuh ke Laut
Kemajuan tersebut termasuk uji coba rudal jelajah baru, kendaraan luncur hipersonik baru, rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam, dan rudal balistik jarak pendek yang diluncurkan dengan kereta api, yang semuanya telah terjadi dalam tiga bulan terakhir.
Kemajuan lain perlu dipertimbangkan juga, karena rencana yang ada adalah 10 tahun, yakni sebelum DPRK memiliki senjata termonuklir, rudal balistik antarbenua, atau rudal balistik jarak pendek yang diklaim dapat menghindari sistem pertahanan udara AS.
Austin dalam kunjungannya ke Korea Selatan juga menyinggung tantangan yang meningkat dari militer China.
Lihat Juga :