MI6 Peringatkan China: Salah Perhitungan Bisa Picu Perang dengan Inggris
Rabu, 01 Desember 2021 - 02:46 WIB
loading...
A
A
A
Moore juga mengatakan pemerintah di Beijing mendukung tindakan berani dan tegas, secara khusus mengutip penolakannya untuk mengakui Taiwan sebagai negara merdeka meskipun berpisah dari China daratan pada 1949.
"Kekuatan militer Beijing yang berkembang dan keinginan partai (Komunis China) untuk menyelesaikan masalah Taiwan, dengan kekerasan jika perlu, juga merupakan tantangan serius bagi stabilitas dan perdamaian global," kata Moore.
Moore mengatakan Inggris juga terus menghadapi ancaman akut dari Rusia. Dia mengatakan Moskow telah mensponsori upaya pembunuhan, seperti meracuni mantan mata-mata Sergei Skripal di Inggris pada 2018, meningkatkan serangan siber dan mengganggu proses demokrasi negara lain.
Baca juga: Copot Ratu Elizabeth II, Barbados Bersiap Jadi Republik
"Kami dan sekutu serta mitra kami harus berdiri dan menghalangi aktivitas Rusia yang bertentangan dengan sistem berbasis aturan internasional," kata kepala MI6 itu.
"Tidak ada negara di Eropa atau di luar yang harus tergoda untuk berpikir bahwa konsesi yang tidak seimbang ke Rusia membawa perilaku yang lebih baik," ucapnya, mencatat pencaplokan Crimea oleh Rusia tahun 2014 dari Ukraina dan penumpukan pasukan baru-baru ini di dekat perbatasan dengan Ukraina.
"Kekuatan militer Beijing yang berkembang dan keinginan partai (Komunis China) untuk menyelesaikan masalah Taiwan, dengan kekerasan jika perlu, juga merupakan tantangan serius bagi stabilitas dan perdamaian global," kata Moore.
Moore mengatakan Inggris juga terus menghadapi ancaman akut dari Rusia. Dia mengatakan Moskow telah mensponsori upaya pembunuhan, seperti meracuni mantan mata-mata Sergei Skripal di Inggris pada 2018, meningkatkan serangan siber dan mengganggu proses demokrasi negara lain.
Baca juga: Copot Ratu Elizabeth II, Barbados Bersiap Jadi Republik
"Kami dan sekutu serta mitra kami harus berdiri dan menghalangi aktivitas Rusia yang bertentangan dengan sistem berbasis aturan internasional," kata kepala MI6 itu.
"Tidak ada negara di Eropa atau di luar yang harus tergoda untuk berpikir bahwa konsesi yang tidak seimbang ke Rusia membawa perilaku yang lebih baik," ucapnya, mencatat pencaplokan Crimea oleh Rusia tahun 2014 dari Ukraina dan penumpukan pasukan baru-baru ini di dekat perbatasan dengan Ukraina.
Lihat Juga :