Raja Salman: Rusia Memiliki Hubungan yang Mengakar dengan Dunia Islam
Kamis, 25 November 2021 - 15:10 WIB
loading...
A
A
A
“Hubungan ini telah menyaksikan lompatan kualitatif dalam beberapa tahun terakhir, dan memuncak pada kunjungan tingkat tinggi antara kedua negara. Kunjungan-kunjungan tersebut menghasilkan banyak kesepakatan bersama di segala bidang ekonomi, budaya, dan pertahanan. Mereka juga membuka jalan bagi pengembangan hubungan ini dan mengkonsolidasikan tingkat kepercayaan antara kedua negara,” kata Pangeran Khaled Al-Faisal atas nama Raja Salman.
Baca: Meski Jadi Sekutu AS, Arab Saudi Kerja Sama Militer dengan Rusia
Raja Salman mengatakan, Rusia dan dunia Islam berbagi warisan budaya yang mendalam, yang membuka jalan untuk mengaktifkan peran lembaga keagamaan, mengembangkan lingkungan yang mendukung koeksistensi damai antara pemeluk agama dan ras yang berbeda, melestarikan peran keluarga dan nilai-nilai spiritual, dan melindungi hak asasi manusia.
Dia menambahkan bahwa Rusia memiliki hubungan yang mengakar dengan dunia Islam, terbukti dengan kehadirannya sebagai pengamat Organisasi Kerjasama Islam selama lebih dari 15 tahun, yang telah menghasilkan kerja sama yang bermanfaat dengan organisasi tersebut.
“Dia menambahkan bahwa lebih dari 20 juta Muslim hidup dalam harmoni dengan komunitas mereka, dan menikmati hak untuk secara bebas menjalankan ritual keagamaan mereka,” lanjut al-Faisal.
Baca: Meski Jadi Sekutu AS, Arab Saudi Kerja Sama Militer dengan Rusia
Raja Salman mengatakan, Rusia dan dunia Islam berbagi warisan budaya yang mendalam, yang membuka jalan untuk mengaktifkan peran lembaga keagamaan, mengembangkan lingkungan yang mendukung koeksistensi damai antara pemeluk agama dan ras yang berbeda, melestarikan peran keluarga dan nilai-nilai spiritual, dan melindungi hak asasi manusia.
Dia menambahkan bahwa Rusia memiliki hubungan yang mengakar dengan dunia Islam, terbukti dengan kehadirannya sebagai pengamat Organisasi Kerjasama Islam selama lebih dari 15 tahun, yang telah menghasilkan kerja sama yang bermanfaat dengan organisasi tersebut.
“Dia menambahkan bahwa lebih dari 20 juta Muslim hidup dalam harmoni dengan komunitas mereka, dan menikmati hak untuk secara bebas menjalankan ritual keagamaan mereka,” lanjut al-Faisal.
Lihat Juga :