Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris oleh Australia, Hizbullah Naik Pitam

Kamis, 25 November 2021 - 00:34 WIB
loading...
Ditetapkan Sebagai Organisasi...
Kelompok Hizbullah mengecam keputusan Australia memasukkan kelompok itu ke daftar organisasi teroris. Foto/BBC
A A A
BEIRUT - Kelompok militan Syiah asal Lebanon , Hizbullah , mengecam keputusan Australia yang memasukkan kelompok itu sebagai organisasi teroris . Hizbullah menuduh Canberra telah tunduk pada tuntutan Amerika Serikat (AS) dan Israel .

Hizbullah telah lama menjadi sasaran sanksi AS dan dimasukkan dalam daftar hitam oleh negara itu dan Israel sebagai organisasi teroris. Namun, kelompok yang didukung Iran juga merupakan pemain politik yang kuat dengan kursi di parlemen Lebanon.

Sejumlah negara telah menghindari sanksi terhadap sayap politik kelompok tersebut, karena khawatir langkah seperti itu dapat menghambat hubungan dengan pihak berwenang Lebanon atau berkontribusi pada ketidakstabilan negara itu.

Hizbullah dalam sebuah pernyataan mengecam keras keputusan otoritas Australia, dengan mengatakan bahwa itu adalah penundukan yang memalukan terhadap diktat Amerika dan Zionis serta melayani kepentingan Israel.

Baca juga: Australia Resmi Tetapkan Hizbullah sebagai Organisasi Teroris

Langkah Australia memperpanjang larangan yang sudah ada sebelumnya terhadap sayap bersenjata kelompok Syiah.

"Keputusan dan keputusan sebelumnya tidak akan mempengaruhi posisi Hizbullah dan haknya untuk melawan," kata pernyataan itu seperti dikutip dari France24, Kamis (25/11/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Penumpang Indonesia...
Penumpang Indonesia ke Australia Kini Bisa Nikmati Kelas Economy Plus di Qantas
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Balas Dendam! Iran Gempur...
Balas Dendam! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Sirine Meraung-raung
Rekomendasi
Rumah Warisan atau Ditinggalkan?...
Rumah Warisan atau Ditinggalkan? Ki Atmo dan Dua Spiritualis Beri Saran Berbeda untuk Narasumber Ini?!
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
Berita Terkini
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Infografis
Ketua KPK Firli Bahuri...
Ketua KPK Firli Bahuri Ditetapkan sebagai Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved