Ingin Ikuti Kesuksesan Taliban, Milisi Irak Berniat Usir Pasukan AS

Selasa, 23 November 2021 - 17:24 WIB
loading...
A A A
Komando Pusat AS tidak segera menanggapi permintaan komentar Newsweek.

Namun pada hari Sabtu, Menteri Pertahanan Lloyd Austin bertemu dengan Menteri Pertahanan Irak Jumah Inad Sadun al-Jaburi selama Dialog Manama yang diadakan di Bahrain untuk membahas kemitraan kedua negara.

Sebuah rilis dari Pentagon mengatakan bahwa Austin menegaskan kekuatan dan pentingnya kemitraan strategis AS-Irak, dan menggarisbawahi komitmen abadi AS untuk misi kekalahan-ISIS. Ia juga menegaskan dengan Menteri Sadun bahwa pasukan AS tetap di Irak atas undangan pemerintah Irak untuk mendukung Pasukan Keamanan Irak.

“Amerika Serikat akan menjunjung tinggi komitmen yang dibuatnya selama Dialog Strategis AS-Irak Juli 2021, termasuk bahwa tidak akan ada pasukan AS dengan peran tempur pada akhir tahun ini,” kata rilis itu.

"Kedua pemimpin membahas fase berikutnya untuk misi militer AS di Irak, yang akan fokus pada pemberian nasihat, bantuan, dan berbagi intelijen dengan Pasukan Keamanan Irak dalam mendukung kampanye untuk mengalahkan ISIS," demikian bunyi rilis tersebut.

Meski begitu, seperti apa fase selanjutnya ini tidak sepenuhnya jelas. Selain itu juga tidak diketahui apakah penyesuaian yang direncanakan akan cukup untuk menenangkan milisi yang tidak sabar.

Baca juga: Kekosongan Akibat Penarikan Simbolis Pasukan AS dari Irak Bisa Dimanfaatkan Teroris
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Berita Terkini
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved