Jenderal Amerika: AS Tertinggal dari China dan Rusia soal Rudal Hipersonik
Senin, 22 November 2021 - 08:39 WIB
loading...
Kapal perang Admiral Gorshkov saat menembakkan rudal jelajah hipersonik Zircon di Laut Putih, Juli lalu. Jenderal AS akui negaranya tertinggal dari China dan Rusia dalam hal senjata hipersonik. Foto/Kementerian Pertahanan Rusia/Sputnik
A
A
A
WASHINGTON - Seorang jenderal Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat (AS) blakblakan bahwa negaranya sudah tertinggal dari China dan Rusia dalam hal pengembangan rudal hipersonik .
Beberapa alasannya adalah ruwetnya birokrasi dan kekhawatiran atas pengeluaran untuk program senjata.
Baca juga: Skandal Seks Miliarder Michael Goguen dengan 5.000 Wanita Guncang AS
“Kami tidak secanggih China atau Rusia dalam hal program hipersonik,” kata Jenderal David Thompson, Wakil Kepala Operasi Angkatan Luar Angkasa AS, saat berbicara untuk Forum Keamanan Internasional Halifax pada Sabtu pekan lalu yang dilansir The Hill, Minggu (21/11/2021).
"Kami harus mengejar ketertinggalan dengan sangat cepat.”
Beberapa alasannya adalah ruwetnya birokrasi dan kekhawatiran atas pengeluaran untuk program senjata.
Baca juga: Skandal Seks Miliarder Michael Goguen dengan 5.000 Wanita Guncang AS
“Kami tidak secanggih China atau Rusia dalam hal program hipersonik,” kata Jenderal David Thompson, Wakil Kepala Operasi Angkatan Luar Angkasa AS, saat berbicara untuk Forum Keamanan Internasional Halifax pada Sabtu pekan lalu yang dilansir The Hill, Minggu (21/11/2021).
"Kami harus mengejar ketertinggalan dengan sangat cepat.”
Lihat Juga :