157 Negara, Termasuk Indonesia, Tekan Israel Berhenti Ekploitasi SDA Palestina
Sabtu, 20 November 2021 - 00:10 WIB
loading...
A
A
A
"AS tetap kecewa bahwa badan ini telah kembali mengambil resolusi yang tidak seimbang ini yang secara tidak adil kritis terhadap Israel, menunjukkan bias kelembagaan yang jelas dan gigih yang diarahkan pada satu negara anggota," kata seorang perwakilan AS, seperti dikutip Jerusalem Post, Jumat (19/11/2021).
"Resolusi sepihak seperti yang diperkenalkan di sini hari ini hanya mengalihkan perhatian dari upaya untuk memajukan perdamaian. Upaya ini akan diperkuat ketika bias terhadap Israel berakhir. AS akan terus menentang setiap upaya untuk mendelegitimasi Israel," lanjut diplomat Amerika tersebut.
Baca juga: Takut Keduluan Rusia, Inggris Bergegas Ambil Jet Siluman F-35 yang Jatuh di Laut
Perwakilan Palestina, bagaimanapun, mengatakan bahwa adopsi resolusi mengirimkan pesan yang jelas kepada rakyat Palestina bahwa masyarakat internasional mendukung mereka.
"Ini memperbarui seruan kepada Israel, kekuatan pendudukan, untuk menghentikan semua pelanggaran hukum internasional dan untuk menghentikan eksploitasi keji dan perambahan tanah dan air kami dan untuk berhenti menghancurkan lahan pertanian kami dan merusak lingkungan kami, termasuk pembuangan semua jenis bahan limbah di wilayah Palestina yang diduduki," katanya.
"Komunitas internasional harus menuntut pengakhiran pendudukan Israel atas tanah Palestina,” katanya. "Akuntabilitas penting dan penting untuk mencapai seruan ini."
Seorang perwakilan Israel mengatakan bahwa resolusi itu dikhususkan untuk tujuan memukul Israel dan membuang-buang sumber daya yang terbatas dari komite tersebut.
"Komunitas internasional sedang berjuang melawan kelaparan global dan pandemi COVID-19 dan dalam latar belakang itu mereka harus membuang-buang sumber dayanya untuk teks-teks seperti ini," katanya.
"Resolusi sepihak seperti yang diperkenalkan di sini hari ini hanya mengalihkan perhatian dari upaya untuk memajukan perdamaian. Upaya ini akan diperkuat ketika bias terhadap Israel berakhir. AS akan terus menentang setiap upaya untuk mendelegitimasi Israel," lanjut diplomat Amerika tersebut.
Baca juga: Takut Keduluan Rusia, Inggris Bergegas Ambil Jet Siluman F-35 yang Jatuh di Laut
Perwakilan Palestina, bagaimanapun, mengatakan bahwa adopsi resolusi mengirimkan pesan yang jelas kepada rakyat Palestina bahwa masyarakat internasional mendukung mereka.
"Ini memperbarui seruan kepada Israel, kekuatan pendudukan, untuk menghentikan semua pelanggaran hukum internasional dan untuk menghentikan eksploitasi keji dan perambahan tanah dan air kami dan untuk berhenti menghancurkan lahan pertanian kami dan merusak lingkungan kami, termasuk pembuangan semua jenis bahan limbah di wilayah Palestina yang diduduki," katanya.
"Komunitas internasional harus menuntut pengakhiran pendudukan Israel atas tanah Palestina,” katanya. "Akuntabilitas penting dan penting untuk mencapai seruan ini."
Seorang perwakilan Israel mengatakan bahwa resolusi itu dikhususkan untuk tujuan memukul Israel dan membuang-buang sumber daya yang terbatas dari komite tersebut.
"Komunitas internasional sedang berjuang melawan kelaparan global dan pandemi COVID-19 dan dalam latar belakang itu mereka harus membuang-buang sumber dayanya untuk teks-teks seperti ini," katanya.
Lihat Juga :