Pentagon: Dalam Perang Nuklir, Rudal Hipersonik China Dapat Serang AS Lebih Dulu
Kamis, 18 November 2021 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
“Saya tahu bahwa AS dapat menghancurkan China 10 kali, tetapi kami akan memastikan bahwa kami memiliki kemampuan penuh untuk menghancurkan AS sekali,” ujar Pemimpin Redaksi Global Times Hu Xijin bulan lalu di Twitter.
Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley menggambarkan uji coba China sebagai "sangat dekat" dengan "momen Sputnik," mengacu pada peluncuran satelit orbital pertama oleh Uni Soviet pada 1957.
Menyebut peluncuran China "cukup mengesankan" dari perspektif teknologi, Hyten mengatakan itu berbeda dari peluncuran Sputnik yang menciptakan rasa urgensi di AS, sedangkan tes rudal hipersonik pada 27 Juli tidak.
"Saya pikir itu mungkin harus menciptakan rasa urgensi," ujar dia.
Iklan untuk Raytheon ditampilkan di awal wawancara CBS Hyten. Raytheon merupakan produsen rudal utama AS.
Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley menggambarkan uji coba China sebagai "sangat dekat" dengan "momen Sputnik," mengacu pada peluncuran satelit orbital pertama oleh Uni Soviet pada 1957.
Menyebut peluncuran China "cukup mengesankan" dari perspektif teknologi, Hyten mengatakan itu berbeda dari peluncuran Sputnik yang menciptakan rasa urgensi di AS, sedangkan tes rudal hipersonik pada 27 Juli tidak.
"Saya pikir itu mungkin harus menciptakan rasa urgensi," ujar dia.
Iklan untuk Raytheon ditampilkan di awal wawancara CBS Hyten. Raytheon merupakan produsen rudal utama AS.
(sya)
Lihat Juga :