Washington Desak Pemberontak Houthi Yaman Bebaskan Staf Lokal Kedutaan AS

Sabtu, 13 November 2021 - 22:45 WIB
loading...
Washington Desak Pemberontak...
Pemberontak Houthi Yaman. FOTO/Anadolu Agency
A A A
SANAA - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mendesak pemberontak Houthi Yaman untuk membebaskan sejumlah staf lokal kedutaan AS di ibu kota Yaman, Sana’a. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price mengatakan, mayoritas dari mereka yang ditahan telah dibebaskan, tetapi tidak merinci berapa banyak yang masih ditahan.

Dia juga menekankan bahwa AS telah tidak henti-hentinya melakukan upaya diplomati untuk memastikan semua dibebaskan. "Kami prihatin bahwa staf Kedutaan Besar AS di Sana'a, Yaman terus ditahan tanpa penjelasan. Dan, kami menyerukan pembebasan segera mereka," kata juru bicara itu, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (12/11/2021).

Baca: Bekerja untuk AS, 25 Warga Yaman Ditahan Houthi

Menurutnya, kompleks yang menampung kedutaan AS sebelum perebutan ibu kota Yaman oleh Houthi juga telah dilanggar. Ia mendesak pemberontak Houthi untuk mengosongkan tempat itu dan mengembalikan semua properti yang disita.

"Pemerintah AS akan melanjutkan upaya diplomatiknya untuk mengamankan pembebasan staf kami dan mengosongkan kompleks kami, termasuk melalui mitra internasional kami," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved