AS Demo Black Lives Matter, Amerika Bersatu Serukan Persatuan Indonesia
Jum'at, 05 Juni 2020 - 20:58 WIB
loading...
A
A
A
“Sebagai manusia, sangat jelas kita mengecam segala tindakan rasisme di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Namun jangan jatuh pada narasi 'kalau tidak ikut demonstrasi, maka tidak menghargai HAM', karena Black Lives Matter mempunyai sejarah yang berbeda,” paparnya.
![AS Demo Black Lives Matter, Amerika Bersatu Serukan Persatuan Indonesia]()
Organisasi Amerika Bersatu turut mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah meratifikasi International Convention on the Elimination of all Forms of Racial Discrimination 1965 melalui UU Nomor 29 Tahun 1999 yang meneguhkan komitmen Indonesia untuk mengutuk segregasi/pemisahan rasial dan bertindak untuk mencegah, melarang, dan menghapus seluruh praktik diskriminasi di wilayah hukumnya.
Sementara itu, dokter Alvinsyah Pramono; Ketua Tim Satuan Tugas Covid-19 Permias Nasional, mengatakan dia prihatin atas risiko kesehatan yang ditimbulkan pada demonstrasi di AS.
“Kami memprediksi, akan terjadi peningkatan kasus Covid-19 pada minggu yang akan datang karena demonstrasi yang dilakukan ini tidak mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.
"Karena itu, mari kita sama-sama mengimbau masyarakat kita untuk tetap tinggal di rumah demi kesehatan," imbuh dia.Pada saat ini tercatat hampir 2 juta kasus positif Covid-19, dengan angka kematian melebihi 110.000 jiwa di AS.

Organisasi Amerika Bersatu turut mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah meratifikasi International Convention on the Elimination of all Forms of Racial Discrimination 1965 melalui UU Nomor 29 Tahun 1999 yang meneguhkan komitmen Indonesia untuk mengutuk segregasi/pemisahan rasial dan bertindak untuk mencegah, melarang, dan menghapus seluruh praktik diskriminasi di wilayah hukumnya.
Sementara itu, dokter Alvinsyah Pramono; Ketua Tim Satuan Tugas Covid-19 Permias Nasional, mengatakan dia prihatin atas risiko kesehatan yang ditimbulkan pada demonstrasi di AS.
“Kami memprediksi, akan terjadi peningkatan kasus Covid-19 pada minggu yang akan datang karena demonstrasi yang dilakukan ini tidak mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.
"Karena itu, mari kita sama-sama mengimbau masyarakat kita untuk tetap tinggal di rumah demi kesehatan," imbuh dia.Pada saat ini tercatat hampir 2 juta kasus positif Covid-19, dengan angka kematian melebihi 110.000 jiwa di AS.
(min)
Lihat Juga :