Sosok Teroris Liverpool: Masuk Kristen, Diduga Menyimpan Dendam karena Dihina

Selasa, 16 November 2021 - 12:14 WIB
loading...
Sosok Teroris Liverpool:...
Emad Al Swealmeen alias Enzo Almeni, pria Suriah, yang jadi tersangka serangan teroris di luar rumah sakit di Liverpool, Inggris, Minggu (14/11/2021). Foto/via news.com.au
A A A
LIVERPOOL - Tersangka teroris yang meledakkan diri di luar Rumah Sakit Wanita Liverpool, Inggris , diidentifikasi sebagai Emad Jamil Al-Swealmeen. Pria 32 tahun asal Suriah ini masuk Kristen setelah mengajukan suaka di Inggris.

Dia beraksi membawa bom buatan sendiri dengan naik taksi menuju rumah sakit. Si sopir taksi berhasil menahannya di dalam mobil hingga akhirnya meledakkan diri. Sopir taksi itu telah dianggap pahlawan oleh masyarakat Inggris karena berani melawan, meski dia mengalami luka parah.

Baca juga: AS Marah Rusia Uji Rudal Anti-Satelit: Sembrono dan Berbahaya!

Otoritas berwenang Inggris telah menyatakan insiden itu sebagai aksi terorisme.

Polisi kontra-terorsime percaya pelaku pengeboman (bomber) di luar rumah sakit melakukan aksinya pada hari Minggu setelah dihina karena mengajukan suaka politik di Inggris.

Polisi mengatakan pihaknya sangat percaya bahwa pria yang tewas dalam serangan teror bom mobil itu adalah Emad Al Swealmeen yang menggunakan nama Enzo Almeni.

Masih belum jelas kapan tepatnya pengebom itu memasuki Inggris tetapi dipahami bahwa dia telah berselisih jangka panjang dengan Departemen Dalam Negeri atas permohonannya untuk suaka di Inggris.

Dia tidak diberikan izin untuk tinggal di negara Eropa itu secara permanen.

Seorang sumber mengatakan kepada The Sun: "Salah satu masalah yang sedang dilihat adalah apakah keluhan yang belum terselesaikan ini mendorongnya ke tepi dan mendorongnya untuk melakukan serangan."

Penggila balap motor ini mengganti nama depannya menjadi Enzo karena mengagumi sosok pendiri Ferrari; Enzo Ferrari.

Dia membuat perubahan nama agar terdengar kurang Muslim dan tampak lebih Barat, dengan harapan dapat membantu permohonan suakanya.

Pria berusia 32 tahun itu memiliki koneksi ke Rutland Avenue dan Sutcliffe Street, di mana polisi terus mencari petunjuk di Liverpool.

Polisi menambahkan bahwa mereka telah menemukan "barang-barang penting" dari rumah di Rutland Avenue yang disewa Almeni.

Almeni adalah seorang pencari suaka Suriah yang masuk Kristen dan pernah ditangkap karena membawa pisau.

Dia tiba di Inggris beberapa tahun yang lalu, dan sebagian besar tinggal di Liverpool.

Baca juga: Kepala IRGC: Teknologi Canggih Maritim Iran Membuat Musuh-musuh Ketakutan

Menurut laporan Mail Online, Selasa (16/11/2021), dia didukung oleh sukarelawan Kristen dari jaringan gereja yang membantu pencari suaka.

Dia diyakini telah menghabiskan sebagian besar hidupnya di Irak, tempat ibunya berasal.

Almeni masuk Kristen di Katedral Anglikan Liverpool pada Maret 2017, yang merupakan tempat dia meminta sopir taksi David Perry untuk mengantarnya.

Diyakini bahwa katedral itu adalah target awalnya dalam serangan teror.

Namun lalu lintas dan penutupan jalan membuat Almeni tidak dapat mencapai katedral, tempat anggota komunitas dan personel militer berkumpul pada hari Remembrance Sunday.

Petugas investigasi senior, Kepala Detektif Andrew Meeks mengatakan: “Penyelidikan kami sangat banyak berlangsung tetapi pada tahap ini kami sangat yakin bahwa mendiang adalah Emad Al Swealmeen yang berusia 32 tahun."

“Al Swealmeen terhubung ke alamat Rutland Avenue dan Sutcliffe Street di mana pencarian masih berlangsung," ujarnya.

“Kami yakin dia tinggal di alamat Sutcliffe Street selama beberapa waktu dan baru-baru ini menyewa alamat Rutland Avenue," katanya.

“Fokus kami adalah alamat Rutland Avenue di mana kami terus memulihkan barang-barang penting," imbuh dia.

“Kami terus meminta informasi tentang insiden ini dan sekarang kami telah merilis namanya, informasi apa pun yang mungkin dimiliki publik tentang Al Swealmeen, tidak peduli seberapa kecil, dapat sangat membantu kami.”

Tapi dia tidak ada dalam daftar pantauan MI5. Tiga tersangka dalam kasus bom ini, yakni pria berusia 29, 26 dan 21 tahun ditangkap kemarin di bawah Undang-Undang Terorisme Inggris.

Selanjutnya, orang keempat berusia 20 tahun ditahan oleh petugas polisi kontra-terorisme.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
12 Kelompok yang Masuk...
12 Kelompok yang Masuk Daftar Teroris Global Versi AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved