Militer Iran Agendakan Operasi Amfibi pada Latihan Perang Zolfaqar-1400 di Laut Merah

Senin, 08 November 2021 - 23:00 WIB
loading...
Militer Iran Agendakan...
Operasi amfibi jadi salah satu materi dalam latihan perang Iran. FOTO/Tehran Times
A A A
TEHERAN - Operasi Amfibi menjadi salah satu agenda dalam latihan perang skala besar yang diberi nama Zolfaqar-1400. Latihan perang militer Iran ini digelar di Laut Merah dan Laut Arab sejak akhir pekan kemarin.

Laksamana Muda Mahmoud Mousavi mengatakan pada kantor berita Mehr, Minggu (7/11/2021), pada tahap pertama latihan perencanaan dan pelaksanaan operasi amfibi, operasi dilakukan dalam dua tahap, ofensif dan defensive.

Baca: Latihan Perang, Iran Sesumbar Siap Lawan AS dan Israel Sekaligus

“Tahap ofensif akan dilakukan untuk merebut pantai musuh. Pasukan operasi, setelah menembus pantai dan melewati lapisan pertahanan, akan membuka jalan untuk transfer peralatan utama dan memperkuat posisi pertahanan,” jelas Mousavi.

“Pada tahap selanjutnya, kami memiliki operasi pertahanan pantai kami sendiri, yang akan dilakukan dengan menggunakan empat kekuatan operasi tentara,” terang jenderal. Pasukan yang bertugas di infanteri Angkatan Darat, Unit Lapis Baja, Resimen Mekanis, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Pertahanan Udara telah mengambil bagian dalam tahap utama latihan.

Mousavi menekankan bahwa pelaksanaan Operasi Amfibi adalah salah satu operasi militer paling kompleks di laut dan pantai, yang membutuhkan interaksi dan kedekatan kekuatan operasi.

Baca: Kirim Peringatan ke AS, Iran Umumkan Latihan Skala Besar di Laut Arab

"Menggunakan daya tembak artileri Angkatan Darat, helikopter Angkatan Darat, menggunakan sistem berawak dan tak berawak Angkatan Udara untuk mendukung pasukan yang beroperasi di pantai dan di laut, serta unit permukaan dan bawah permukaan dan laut,” ungkapnya.

Sementara itu, Jenderal Top Iran, Mayor Jenderal Gholam-Ali Rashid menegaskan, negaranya siap menghadapi ancaman apa pun dari negara mana pun “Angkatan Bersenjata kami, termasuk Angkatan Darat dan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), akan menghancurkan segala ancaman yang ditimbulkan oleh kekuatan arogan dan agresif, di tingkat mana pun, dan berasal dari wilayah mana pun,” tandasnya.

Berbicara di sela-sela latihan Zulfiqar-1400, Rashid mengatakan, Angkatan Bersenjata Iran mempertahankan kesiapan mereka “secara strategis, operasional dan taktis” untuk menjaga keamanan, stabilitas, kedaulatan dan integritas teritorial Iran.

Baca: Pengamat: Aksi Bakar Diri Putra Pahlawan Perang Ungkap Parahnya Tingkat Kemiskinan di Iran

“Dalam latihan yang dilakukan di selatan provinsi Sistan-Baluchestan provinsi Hormozgan dan pantai Makran dan ujung utara Samudra Hindia ke mulut Selat Hormuz yang strategis, kesiapan penuh Angkatan Darat terbukti,” lanjutnya.

“Hari ini, dalam latihan besar-besaran ini, yang diadakan di selatan provinsi Sistan-Baluchestan, provinsi Hormozgan, pantai Makran, dan Samudra Hindia bagian utara, kami menyaksikan banyak kesiapan dari pihak Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut dan pertahanan udara yang menjadi kebanggaan tersendiri,” jelas Rasyid.

Ia mencatat, bahwa pelajaran terbesar dari 8 tahun perang dengan Irak mengungkapkan bahwa Iran harus memiliki kekuatan militer untuk menanggapi ancaman. Menurutnya, Angkatan Bersenjata adalah “pilar kekuatan pertahanan negara berdasarkan warisan nasional, sejarah dan strategis dari 8 tahun Perang Suci.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
Rekomendasi
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved