Memanas, Kapal Fregat Rusia Bayangi Armada Kapal Perang AS di Laut Hitam

Senin, 08 November 2021 - 15:00 WIB
loading...
A A A
Kapal-kapal asing itu memiliki batasan jumlah waktu yang diizinkan secara hukum untuk tinggal di badan air, dengan USS Mount Whitney dan USS Porter diharapkan meninggalkan daerah itu dalam waktu 21 hari.

Pengerahan Angkatan Laut AS itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Moskow dan NATO atas Ukraina di tengah laporan (yang dibantah) tentang 'penumpukan pasukan Rusia' di dekat Ukraina.

Muncul juga seruan anggota parlemen AS untuk meningkatkan bantuan AS ke Ukraina dan untuk meningkatkan kehadiran militer AS di Laut Hitam untuk mencegah invasi Rusia.

Pekan lalu, Politico menerbitkan gambar satelit yang menunjukkan pasukan Rusia dikerahkan “di perbatasan dengan Ukraina” yang sebenarnya menunjukkan unit lapis baja Rusia di wilayah Smolensk, sekitar 250 km utara Ukraina, dan 800 km dari zona konflik di timur Ukraina.

Menurut Armada Keenam AS, USS Mount Whitney dan USS Porter dikerahkan ke Laut Hitam untuk mengambil bagian dalam latihan bersama dengan NATO dan pasukan mitra. “Pasukan ini bekerja sama untuk memastikan keamanan dan stabilitas di kawasan itu,” papar pernyataan Armada Keenam AS.

Armada Keenam AS adalah salah satu dari tujuh armada aktif di Angkatan Laut AS.

Tidak seperti kebanyakan negara lain, yang operasi angkatan lautnya biasanya terbatas pada daerah dekat pantai asal mereka, AS menyebarkan armadanya di seluruh dunia, dengan Armada Keenam bermarkas di Naples, Italia. Wilayah tanggung jawabnya meliputi Eropa dan Afrika.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
4.576 Polisi Diterjunkan...
4.576 Polisi Diterjunkan untuk Jaga Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved