Teroris Pembantai 51 Jamaah Masjid Christchurch Ingin Banding atas Vonis Bui Seumur Hidup
Senin, 08 November 2021 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Tarrant tidak memberikan pembelaan pada saat itu, tetapi pengacaranya; Tony Ellis, mengatakan kliennya mempertanyakan keputusannya untuk mengaku bersalah.
Ellis mengatakan narapidana terorisme berusia 31 tahun itu telah memberitahunya bahwa pengakuan bersalahnya diperoleh di bawah tekanan karena dia mengalami perlakuan tidak manusiawi dan merendahkan saat ditahan.
"Dia memutuskan bahwa jalan keluar paling sederhana adalah mengaku bersalah," kata Ellis kepada New Zealand Radio yang dilansir AFP.
Ellis dilaporkan mengambil alih sebagai pengacara Tarrant menjelang penyelidikan koroner atas penembakan Maret 2019 dan menyarankan kliennya untuk menggunakan hak bandingnya.
"Dia dijatuhi hukuman lebih dari 25 tahun, itu adalah hukuman tanpa harapan dan itu tidak diperbolehkan, itu pelanggaran terhadap Bill of Rights," kata Ellis.
Dipersenjatai dengan beberapa senjata semi-otomatis, Tarrant menyerang jamaah salat Jumat di Masjid Al Noor terlebih dahulu, sebelum pindah ke Masjid Linwood. Dia menyiarkan langsung aksi pembunuhan itu saat mencoba melarikan diri.
Ellis mengatakan narapidana terorisme berusia 31 tahun itu telah memberitahunya bahwa pengakuan bersalahnya diperoleh di bawah tekanan karena dia mengalami perlakuan tidak manusiawi dan merendahkan saat ditahan.
"Dia memutuskan bahwa jalan keluar paling sederhana adalah mengaku bersalah," kata Ellis kepada New Zealand Radio yang dilansir AFP.
Ellis dilaporkan mengambil alih sebagai pengacara Tarrant menjelang penyelidikan koroner atas penembakan Maret 2019 dan menyarankan kliennya untuk menggunakan hak bandingnya.
"Dia dijatuhi hukuman lebih dari 25 tahun, itu adalah hukuman tanpa harapan dan itu tidak diperbolehkan, itu pelanggaran terhadap Bill of Rights," kata Ellis.
Dipersenjatai dengan beberapa senjata semi-otomatis, Tarrant menyerang jamaah salat Jumat di Masjid Al Noor terlebih dahulu, sebelum pindah ke Masjid Linwood. Dia menyiarkan langsung aksi pembunuhan itu saat mencoba melarikan diri.
Lihat Juga :