Gedung Putih Lockdown karena Puluhan Tembakan, Presiden Trump Ada di Dalam

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:03 WIB
loading...
Gedung Putih Lockdown...
Secret Service melakukan lockdown terhadap kompleks Gedung Putih setelah puluhan tembakan dilepaskan di luar gedung tersebut. Presiden AS Donald Trump ada di dalam gedung saat penembakan terjadi. Foto/NDTV
A A A
WASHINGTON - Para petugas Secret Sevice melakukan lockdown terhadap Gedung Putih setelah 20 hingga 30 tembakan dilepaskan di luar kantor presiden Amerika Serikat (AS) tersebut pada Sabtu malam waktu setempat. Presiden AS Donald Trump berada di dalam Gedung Putih saat rentetan tembakan terdengar.

Sesaat setelah banyak tembakan terdengar, polisi dan pasukan keamanan bergerak menyerbu Gedung Putih. Trump berada di dalam Gedung Putih karena sedang berupaya menegosiasikan kesepakatan dengan Iran.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Diguncang 20 hingga 30 Tembakan, Gedung Putih Lockdown

Polisi menutup akses ke Gedung Putih dan pasukan Garda Nasional menghalangi seorang reporter AFP memasuki area di pusat kota Washington.

Biro Investigasi Federal (FBI) sudah berada di lokasi kejadian. "FBI berada di lokasi kejadian dan mendukung Secret Service yang merespons tembakan yang terjadi di dekat halaman Gedung Putih," tulis Direktur FBI Kash Patel di X.

Turis asal Kanada, Reid Adrian, mengatakan kepada AFP bahwa dia berada di area tersebut saat penembakan terjadi. "Kami mendengar mungkin 20 hingga 25 suara seperti kembang api, tetapi itu adalah tembakan, dan kemudian semua orang mulai berlari," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Horor! Demonstran Bakar...
Horor! Demonstran Bakar Diri hingga Tewas di Depan Markas Besar PBB New York
Rekomendasi
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
Berita Terkini
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Infografis
Elon Musk Masuk dalam...
Elon Musk Masuk dalam Kabinet Presiden Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved