AS Perintahkan Pegawai Pemerintah Non-Darurat untuk Segera Tinggalkan Ethiopia
Minggu, 07 November 2021 - 01:33 WIB
loading...
A
A
A
Juru bicara pemerintah Legesse Tulu dan juru bicara Abiy Billene Seyoum tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters. Sebelumnya, Pemerintah Abiy mengumumkan keadaan darurat nasional pada hari Selasa. Pemerintah mengatakan, negara itu terkunci dalam "perang eksistensial" dengan pasukan dari wilayah Tigray utara dan sekutu mereka.
Baca: Setelah Warga, Ethiopia Desak Veteran Gabung dalam Perang Lawan Pemberontak Tigray
Juru bicara Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) Getachew Reda menuduh Abiy menggunakan keadaan darurat untuk menangkap "ribuan orang Tigrayan dan Oromo". Polisi sendiri membantah melakukan penangkapan di ibu kota setelah pemberlakuan keadaan darurat bermotif etnis.
"Kami hanya menangkap mereka yang secara langsung atau tidak langsung mendukung kelompok teroris ilegal," kata juru bicara kepolisian Fasika Fante, merujuk pada TPLF. "Ini termasuk dukungan moral, finansial dan propaganda," lanjutnya.
TPLF meluncurkan aliansi dengan faksi lain pada hari Jumat yang bertujuan untuk menghapus Abiy dari kekuasaan, mengatakan ini akan dilakukan dengan paksa jika diperlukan. Pemerintah mengutuk langkah itu, dengan mengatakan Abiy memiliki mandat untuk memerintah berdasarkan kemenangan telak dalam pemilihan pada bulan Juni.
Baca: Setelah Warga, Ethiopia Desak Veteran Gabung dalam Perang Lawan Pemberontak Tigray
Juru bicara Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) Getachew Reda menuduh Abiy menggunakan keadaan darurat untuk menangkap "ribuan orang Tigrayan dan Oromo". Polisi sendiri membantah melakukan penangkapan di ibu kota setelah pemberlakuan keadaan darurat bermotif etnis.
"Kami hanya menangkap mereka yang secara langsung atau tidak langsung mendukung kelompok teroris ilegal," kata juru bicara kepolisian Fasika Fante, merujuk pada TPLF. "Ini termasuk dukungan moral, finansial dan propaganda," lanjutnya.
TPLF meluncurkan aliansi dengan faksi lain pada hari Jumat yang bertujuan untuk menghapus Abiy dari kekuasaan, mengatakan ini akan dilakukan dengan paksa jika diperlukan. Pemerintah mengutuk langkah itu, dengan mengatakan Abiy memiliki mandat untuk memerintah berdasarkan kemenangan telak dalam pemilihan pada bulan Juni.
(esn)
Lihat Juga :