Dokter China yang Kulitnya Menghitam akibat Covid-19 Kini Meninggal

Kamis, 04 Juni 2020 - 22:36 WIB
loading...
Dokter China yang Kulitnya...
Hu Weifeng, dokter China yang kulitnya menghitam usai terinfeksi Covid-19, kini meninggal. Foto/BEIJING TV
A A A
WUHAN - Seorang dokter China yang kulitnya berubah menjadi hitam setelah dirawat karena terinfeksi virus corona baru (Covid-19) telah meninggal. Dokter Hu Weifeng telah berjuang selama lima bulan melawan virus tersebut.

Hu Weifeng terpapar Covid-19 pada Januari ketika dia merawat pasien yang terkena virus pembunuh itu di sebuah rumah sakit di Wuhan.

Dia telah diikat di tempat tidur selama lebih dari dua bulan sebelum dia meninggal di rumah sakit tersebut pada hari Selasa lalu.

Dokter berusia 42 tahun itu dan rekannya, dokter Yi Fan, telah menjadi berita utama setelah kulit mereka berubah warna menjadi hitam karena kerusakan hati yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

Peng Mei News melaporkan Hu, seorang ahli urologi, dirawat di unit perawatan intensif sebelum dia meninggal karena komplikasi yang ditimbulkan oleh Covid-19.

Menurut seorang dokter senior dari Sino-French New City Branch of Wuhan Tongji Hospital, tempat korban dirawat, Hu mengalami koma sampai dia meninggal setelah menderita pendarahan otak pada 22 April dan menjalani operasi.

Dokter, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada South China Morning Post; Rabu (3/6/2020) "Kami beroperasi untuk mengeluarkan cairan dari otaknya pada hari Sabtu."

Rumah sakit tersebut telah kehilangan setidaknya lima pekerja medisnya karena Covid-19, namun belum mengomentari kematian dokter Hu.

Dokter Hu bekerja dengan dokter Li Wenliang, sosok yang mengeluarkan peringatan pertama tentang virus corona baru yang kemudian secara resmi bernama SARS-CoV-2.

Li Wenliang yang dikenal sebagai dokter whistleblower Covid-19 ditegur oleh polisi sebelum dia meninggal karena virus tersebut pada 7 Februari 2020. (Baca: Dokter Whistleblower Corona di Wuhan Hilang usai Bicara dengan Media )
Dokter China yang Kulitnya Menghitam akibat Covid-19 Kini Meninggal

Pada bulan Maret lalu, dua rekan Li, Mei Zhongming, 57, dan Zhu Heping, 67, meninggal setelah tertular virus corona baru dan tak lama kemudian kepala operasi tiroid dan payudara Jiang Xueqing, 55, juga meninggal.

Cuplikan video dari stasiun televisi di Beijing pada April lalu menunjukkan dokter Hu dan dokter Fan berbaring di tempat tidur rumah sakit dengan kulit lebih gelap.

Dokter Yi Fan, seorang ahli jantung, ditempatkan pada mesin pendukung kehidupan selama 39 hari sebelum dia membaik.

Dia mengatakan dia bisa bergerak di tempat tidur secara normal, tetapi masih berjuang untuk berjalan secara mandiri dan cobaannya telah memberinya "mimpi buruk".

"Ketika saya pertama kali mendapatkan kesadaran, terutama setelah saya tahu tentang kondisi saya, saya merasa takut. Saya sering mengalami mimpi buruk," ujarnya. Dia dilaporkan telah dipulangkan dari rumah sakit.

Para korban virus corona baru telah diperingatkan bahwa mereka berpotensi menderita kerusakan organ jangka panjang atau PTSD.

Dr Harlan Krumholz, seorang ahli jantung di Universitas Yale, mengatakan kepada Los Angeles Times; "Covid-19 bukan hanya gangguan pernapasan."

"Ini dapat memengaruhi jantung, hati, ginjal, otak, sistem endokrin (kelenjar) dan sistem darah," ujarnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Berita Terkini
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved