China Makin Berani, Kirim 196 Jet Tempur ke ADIZ Taiwan

Rabu, 03 November 2021 - 23:53 WIB
loading...
A A A
Meningkatnya ketegangan di Selat Taiwan telah membuat para pejabat di Taipei dan Washington mempertimbangkan apakah keseimbangan pencegahan selama beberapa dekade perlahan-lahan hilang di bawah kemampuan PLA yang berkembang.

Tapi di luar sinyal politik yang datang dengan pengiriman armada pesawat tempur di dekat Taiwan, pengamat juga mencatat tujuan militer China yang lebih praktis untuk merutinkan pelatihan mereka di Selat Bashi di selatan pulau itu. Jalur air menghubungkan Pasifik ke Selat Taiwan dan Laut Cina Selatan, dan koridor laut dalam juga menyediakan jalur yang relatif aman untuk kapal selam.

Analis mengatakan itu adalah salah satu area di mana PLA mengharapkan untuk memblokade Taiwan dan menghilangkan bantuan luar dari AS dan sekutunya. Sementara itu, pengerahan reguler Angkatan Udara AS dan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) ke ruang yang sama menunjukkan upaya aktif untuk melawan strategi anti-akses dan penolakan wilayah (A2/AD) China.

Pada hari Minggu, ketika Taiwan mendeteksi varian perang anti-kapal selam PLA Y-8 melintasi Selat Bashi untuk berpatroli di garis pantai barat daya pulau itu, Jepang melaporkan tiga pesawat pendukung China terbang dari Laut China Timur ke Pasifik melalui Selat Miyako, antara pulau Jepang Miyako dan Okinawa, di mana sebagian besar pasukan Amerika yang dikerahkan ke garis depan ditempatkan.

Latihan, yang memiliki pesawat China di sayap Taiwan, diulang pada hari Senin dengan komposisi yang sama dari pesawat China.

Baca juga: Eks PM Australia: China Segera Invasi Taiwan, Barat Harus Siapkan Respons Militer

Ketika gerakan seperti menjepit serupa terjadi pada bulan Maret, analis yang berbasis di Taipei Su Tzu-yun mengatakan kepada Newsweek bahwa manuver itu menunjukkan bahwa China memiliki kemampuan untuk mengisolasi Taiwan jika AS dan Jepang berencana untuk membantu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Berita Terkini
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved